Pemprov Perbarui SiRukim, Penghuni Rusun di Jakarta Lebih Mudah Laporkan Pungli

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta, meluncurkan Sistem Informasi Perumahan dan Permukiman (SiRukim) versi terbaru sebagai kanal khusus pengaduan bagi penghuni rumah susun (rusun) di Jakarta.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Jakarta, Kelik Yuniantoro, mengatakan lewat aplikasi ini, warga penghuni rusun bisa langsung melaporkan praktik pungutan liar (pungli) yang mereka alami.
"Di aplikasi SiRukim, sudah tersedia nomor pengaduan pungli di 0821-2121-8031. Jadi, jika ada warga yang merasa mengalami pungli, silakan langsung dilaporkan. Kami siap menindaklanjuti laporan tersebut," tegas Kelik, dalam acara peluncuran ulang (relaunching) aplikasi SiRukim, Selasa (27/5/2025).
Baca Juga: Youtuber Kena Pungli di Ratenggaro NTT, Wamenpar: Tidak Boleh Terjadi Lagi
Dia menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov dalam memperbaiki tata kelola dan meningkatkan transparansi pengelolaan hunian vertikal di Ibu Kota. Saat ini, DPRKP mengelola lebih dari 33.000 unit rusun yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.
Dengan sistem SiRukim terbaru, pemohon hunian kini bisa memantau proses pengajuan secara daring. Notifikasi perkembangan permohonan juga dikirim langsung melalui aplikasi.
"SiRukim sekarang lebih responsif, mudah diakses, tampilannya cerah, dan tentu saja lebih transparan," ujarnya.
Tak hanya itu, warga juga diberikan tambahan waktu tiga hari untuk melengkapi dokumen saat mendaftar. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pemerataan akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Pemprov berharap, peningkatan layanan ini bisa mendorong terciptanya lingkungan hunian yang lebih adil dan bebas pungli di Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



