Hemat Banget! Ini Estimasi Biaya Servis Motor Listrik yang Wajib Kamu Tahu

AKURAT.CO Seiring meningkatnya popularitas motor listrik di Indonesia karena efisiensi energi dan biaya operasional yang rendah, banyak calon pengguna mulai penasaran: berapa sih biaya servis motor listrik per tahunnya?
Meskipun motor listrik tidak membutuhkan penggantian oli, busi, atau servis mesin rumit seperti motor bensin, kendaraan ini tetap memerlukan perawatan rutin agar performanya selalu prima dan baterainya tahan lama.
Servis berkala juga penting untuk menjaga sistem kelistrikan dan keamanan berkendara. Menariknya, biaya servis motor listrik tergolong ringan dan bisa jauh lebih hemat dibandingkan motor bensin konvensional.
Baca Juga: KPPU Ungkap 6 Tantangan Pengembangan Ekosistem Motor Listrik di Tanah Air
Mengapa Motor Listrik Tetap Butuh Servis
Walaupun terlihat sederhana, motor listrik terdiri dari komponen penting seperti baterai, motor penggerak, dan sistem kontrol elektronik. Setiap bagian perlu diperiksa secara rutin untuk mencegah gangguan seperti korsleting, penurunan daya, atau keausan pada sistem pengereman. Servis rutin membantu memastikan semua komponen berfungsi normal sehingga kendaraan tetap efisien dan aman digunakan setiap hari. Pemeriksaan biasanya meliputi kondisi baterai, sistem kelistrikan, tekanan ban, serta fungsi rem dan suspensi.
Estimasi Biaya Servis Tahunan
Biaya servis motor listrik tergantung pada frekuensi pemakaian dan jarak tempuh. Untuk pemakaian ringan sekitar 5.000 km per tahun, total biaya perawatan biasanya berkisar Rp450.000 - Rp700.000. Jika digunakan secara sedang, dengan jarak tempuh 10.000 km per tahun, biayanya naik sedikit menjadi Rp500.000 - Rp750.000. Sedangkan untuk pemakaian tinggi, sekitar 15.000 km per tahun, total estimasi servis tahunan masih tergolong hemat, yaitu Rp625.000 - Rp925.000.
Perhitungan tersebut mencakup servis rutin setiap 1.000–10.000 km, pemeriksaan tahunan, serta pengecekan sistem kelistrikan dan komponen dasar seperti rem dan ban. Jika ditemukan komponen yang perlu diganti, barulah biaya tambahan muncul. Misalnya, kampas rem berkisar antara Rp26.000 - Rp100.000, filter sekitar Rp50.000 - Rp100.000, dan lampu bisa mencapai Rp50.000 - Rp200.000, tergantung jenis dan merek suku cadang.
Perlu diingat bahwa biaya ini adalah estimasi dan dapat bervariasi tergantung merek motor, lokasi bengkel, dan jenis servis yang dilakukan.
Perbandingan dengan Motor Bensin
Salah satu alasan utama motor listrik disebut hemat bukan hanya karena biaya servisnya murah, tapi juga karena efisiensinya dalam jangka panjang. Motor bensin membutuhkan penggantian rutin untuk oli, busi, filter udara, serta cairan pendingin yang jika dijumlahkan bisa mencapai Rp2 - 3 juta per tahun. Sebaliknya, motor listrik tidak memiliki komponen pembakaran, sehingga biaya perawatannya jauh lebih rendah. Selain itu, biaya pengisian daya listrik juga lebih murah dibanding harga bahan bakar minyak (BBM), menjadikan motor listrik unggul dari sisi biaya operasional harian.
Baca Juga: Danantara Siapkan Kredit Murah hingga Bebas DP untuk Motor Listrik
Komponen Paling Mahal: Baterai
Satu-satunya bagian yang tergolong mahal adalah baterai. Harga baterai motor listrik bisa mencapai Rp6 juta hingga Rp15 juta, tergantung merek dan kapasitasnya. Namun, dengan perawatan yang tepat, baterai bisa bertahan 4 - 6 tahun bahkan lebih. Beberapa produsen juga memberikan garansi 3 - 5 tahun, sehingga biaya penggantian tidak selalu menjadi beban besar bagi pengguna.
Tips Perawatan Hemat Motor Listrik
Untuk menjaga motor listrik tetap efisien dan baterai awet, lakukan langkah-langkah berikut:
Gunakan charger asli dan hindari pengisian daya hingga baterai benar-benar kosong.
Isi daya saat kapasitas tersisa 20 - 30 persen.
Parkir di tempat teduh, hindari paparan panas ekstrem.
Cek tekanan ban secara berkala agar efisiensi baterai optimal.
Lakukan servis berkala sesuai rekomendasi pabrikan.
Dengan kebiasaan sederhana ini, kamu bisa memperpanjang usia motor sekaligus menekan biaya perawatan tahunan.
Motor listrik menawarkan efisiensi luar biasa, baik dari sisi energi maupun biaya perawatan.
Dengan total biaya servis tahunan di bawah Rp1 juta, kendaraan ini jauh lebih hemat dibanding motor bensin.
Walau baterai menjadi komponen paling mahal, umur pakainya panjang dan biaya operasionalnya rendah. Jadi, kalau kamu mencari kendaraan yang efisien, minim perawatan, dan ramah lingkungan, motor listrik adalah pilihan yang tepat untuk masa depan!
Nia Ayunia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








