Cara Mengisi Pengelolaan Kinerja Guru di PMM atau Platform Merdeka Mengajar

AKURAT.CO Platform Merdeka Mengajar dibangun untuk menunjang Implementasi Kurikulum Merdeka agar dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka.
Platform ini juga disediakan untuk menjadi teman penggerak bagi guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.
Setelah perencanaan kinerja yang diajukan oleh Guru mendapatkan persetujuan dari Kepala Sekolah, Guru dapat memulai pelaksanaan kinerja.
Baca Juga: Simak 8 Poin Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah Lewat PMM Menurut Kemdikbud
Dilansir dari pusat informasi guru, Berikut panduan pengisian pelaksanaan kinerja pada platform Merdeka Mengajar.
1. Klik ‘Pengelolaan Kinerja’ pada menu Beranda di platform Merdeka Mengajar
2. Bagi Anda yang mengakses pengelolaan kinerja melalui aplikasi PMM pada perangkat Android, Anda akan menerima notifikasi berupa rekomendasi untuk mengakses pengelolaan kinerja melalui laptop.
Silakan akses pengelolaan kinerja melalui desktop atau laptop untuk mendapatkan pengalaman terbaik.
Klik 'Tetap di sini' jika Anda masih ingin mengakses pengelolaan kinerja melalui aplikasi.
3. Klik ‘Cek langkah observasi’ untuk memulai pelaksanaan kinerja.
4. Selanjutnya, Anda dapat memulai untuk mengisi Pelaksanaan Kinerja secara berurutan sesuai dengan kegiatan yang dilakukan.
Anda tidak bisa ke langkah selanjutnya apabila belum melakukan penyelesaian dikegiatan sebelumnya.
Selanjutnya adalah proses pengumpulan dokumen diantaranya adalah dokumen persiapan, tindak lanjut dan refleksi tindak lanjut.
Persiapan dilakukan terlebih dahulu sebelum diperiksa kepala sekolah, tindak lanjut dilakukan setelah Kepala Sekolah sudah melakukan observasi kelas, Refleksi tindak lanjut guna melihat hasil penilaian dari Kepala Sekolah tentang tindak lanjut yang telah dilakukan
Ketiga langkah pengumpulan tersebut dapat diakses dengan mudah karena disusun secara berurutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






