Cek Penerima PIP Kini Makin Mudah Lewat Aplikasi SIPINTAR, Ini Panduannya!

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kembali menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahap kedua sejak awal Juli 2025.
Program ini menjadi harapan baru bagi jutaan siswa dari keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia, dengan pencairan dana yang direncanakan berlangsung bertahap mulai Mei hingga September 2025.
Menariknya, kini pengecekan penerima bantuan PIP bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat melalui aplikasi resmi bernama SIPINTAR. Aplikasi ini menjadi inovasi digital Kementerian Pendidikan untuk memberikan akses langsung kepada orang tua dan siswa terhadap informasi status bantuan pendidikan.
Apa Itu SIPINTAR?
SIPINTAR merupakan akronim dari Sistem Informasi Program Indonesia Pintar. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan transparansi dan kemudahan akses informasi terkait bantuan PIP. Tersedia gratis di Google Play Store, SIPINTAR bisa digunakan oleh siapa saja dengan perangkat Android.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bantuan PIP Tahap Kedua untuk Siswa SD hingga SMA
Langkah-langkah Cek PIP Melalui Aplikasi SIPINTAR
Berikut ini panduan lengkap mengecek status bantuan PIP melalui aplikasi SIPINTAR:
-
Unduh dan instal aplikasi SIPINTAR dari Google Play Store.
-
Buka aplikasi, lalu pilih menu “Cari Penerima PIP”.
-
Masukkan data yang diminta:
-
NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
-
NIK (Nomor Induk Kependudukan)
-
Nama ibu kandung atau tanggal lahir siswa
-
-
Selesaikan captcha sederhana (biasanya berupa soal penjumlahan angka).
-
Klik tombol “Cek Penerima PIP”.
Jika siswa terdaftar, sistem akan langsung menampilkan nama lengkap beserta informasi terkait status pencairan dana. Sebaliknya, jika data tidak ditemukan, artinya siswa belum terdaftar atau belum masuk dalam daftar pencairan tahap ini.
Besaran Dana Bantuan PIP 2025
Besaran dana PIP yang diterima siswa bervariasi tergantung jenjang pendidikan dan status tahun ajaran siswa. Rincian lengkapnya sebagai berikut:
-
SD/SDLB/Paket A:
-
Kelas 1–5: Rp450.000/tahun
-
Kelas 6 (atau siswa baru): Rp225.000/tahun
-
-
SMP/SMPLB/Paket B:
-
Kelas 7–8: Rp750.000/tahun
-
Kelas 9 (atau siswa baru): Rp375.000/tahun
-
-
SMA/SMK/SMALB/Paket C:
-
Kelas 10–11: Rp1.800.000/tahun
-
Kelas 12 (atau siswa baru): Rp900.000/tahun
-
Bantuan ini diberikan guna mendukung biaya pendidikan siswa, termasuk untuk membeli perlengkapan sekolah, buku, seragam, alat tulis, hingga biaya transportasi ke sekolah.
Baca Juga: Segini Besaran PIP Juli 2025 dan Cara Cek Penerimanya, Mudah dan Cepat!
Komitmen Pemerintah Terhadap Pendidikan Inklusif
Dengan aplikasi SIPINTAR, pemerintah berharap masyarakat lebih mudah dalam mengakses informasi sekaligus memastikan keadilan distribusi bantuan. Program Indonesia Pintar sendiri terus diperkuat dari tahun ke tahun sebagai upaya untuk mencegah anak-anak putus sekolah karena alasan ekonomi.
Program ini memberikan harapan baru bagi jutaan siswa dari keluarga kurang mampu di seluruh penjuru tanah air
Bagi masyarakat yang merasa berhak namun belum menerima bantuan, disarankan untuk segera mengecek status secara mandiri dan berkonsultasi dengan sekolah atau dinas pendidikan setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








