Apa Itu Fenomena Equinox? Ini Waktu Terjadi dan Dampaknya bagi Indonesia

AKURAT.CO Fenomena Equinox 2025 sedang jadi perhatian banyak orang. Peristiwa astronomi ini terjadi ketika Matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa sehingga durasi siang dan malam hampir sama.
Fenomena ini penting dipahami masyarakat Indonesia karena berpengaruh pada pola cuaca dan aktivitas harian.
Apa Itu Fenomena Equinox?
Dikutip dari berbagai sumber, fenomena Equinox adalah peristiwa astronomi ketika Matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa.
Kata “Equinox” berasal dari bahasa Latin “aequus” (sama) dan “nox” (malam), yang menggambarkan siang dan malam yang hampir sama panjang.
BMKG menyebut fenomena ini sebagai kejadian normal yang berlangsung setiap tahun.
Baca Juga: Apa Itu Fenomena Aphelion? Apakah Pengaruhnya Terasa di Indonesia?
Kapan Fenomena Equinox Terjadi?
Equinox terjadi dua kali dalam setahun:
- Equinox Maret: sekitar 20–21 Maret
- Equinox September: sekitar 22–23 September
Untuk tahun 2025, fenomena Equinox diprediksi terjadi pada 23 September 2025, saat Matahari tepat melintasi garis khatulistiwa Indonesia.
Dampak Fenomena Equinox bagi Indonesia
1. Siang dan Malam Hampir Sama Panjang
Fenomena ini menyebabkan durasi siang dan malam hampir sama, sehingga masyarakat bisa melihat matahari terbit dan terbenam hampir pada waktu yang sama.
2. Perubahan Pola Cuaca
Equinox juga mempengaruhi pola distribusi sinar Matahari. Meski bukan penyebab langsung suhu ekstrem, fenomena ini sering dikaitkan dengan pergantian musim dan perubahan cuaca.
3. Penanda Musim
BMKG kerap menjadikan Equinox sebagai penanda penting pergantian musim, meski Indonesia hanya memiliki musim hujan dan kemarau.
Baca Juga: Bakal Terjadi 23 Agustus, Apa Itu Fenomena Black Moon dan Bagaimana Cara Melihatnya?
4. Pengaruh Aktivitas Harian
Equinox berpengaruh pada aktivitas sehari-hari seperti perhitungan waktu sholat, pertanian, hingga ritme biologis tubuh manusia.
Fenomena Equinox dan Mitos yang Beredar
Sering beredar mitos bahwa Equinox membuat suhu panas ekstrem.
Faktanya, BMKG menegaskan fenomena ini tidak berbahaya dan bukan penyebab utama suhu tinggi.
Suhu panas lebih dipengaruhi faktor cuaca lokal dan perubahan iklim.
Itulah penjelasan lengkap tentang fenomena Equinox 2025, mulai dari pengertian, waktu terjadinya, hingga dampaknya bagi Indonesia, yang penting dipahami agar masyarakat lebih siap menghadapi perubahan cuaca dan pola alam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






