Ukuran File Dokumen LPDP yang Sering Ditolak Sistem, Ini Batas Aman dan Cara Menghindarinya

AKURAT.CO Masalah ini terlihat sepele, tetapi dampaknya cukup serius.
Sistem pendaftaran LPDP bersifat otomatis. Jika file melebihi batas maksimal yang ditentukan, unggahan akan langsung ditolak dan pelamar tidak bisa melanjutkan proses sebelum memperbaikinya.
Dalam situasi mendekati tenggat waktu, kondisi ini bisa membuat panik.
Baca Juga: Cara Scan Ijazah untuk LPDP agar Tidak Ditolak, Ikuti Panduan Lengkapnya
Batas Ukuran File yang Perlu Diperhatikan
Setiap periode seleksi LPDP menetapkan batas ukuran maksimal untuk masing-masing dokumen yang diunggah melalui portal pendaftaran.
Umumnya, batas tersebut berada di kisaran 1 MB hingga 2 MB per file dalam format PDF.
Ketentuan ini berlaku untuk seluruh dokumen, seperti:
Ijazah dan transkrip nilai
Sertifikat kemampuan bahasa
Letter of Acceptance (LoA)
Surat rekomendasi
Dokumen pendukung lainnya sesuai kategori pendaftar
Karena sistem memproses ribuan aplikasi secara bersamaan, pembatasan ukuran file bertujuan menjaga stabilitas server dan mempercepat proses verifikasi administrasi.
Dokumen yang Paling Sering Bermasalah
Berdasarkan pengalaman pelamar, ada beberapa dokumen yang paling sering ditolak karena ukuran terlalu besar:
Ijazah dan transkrip nilai, akibat hasil scan dengan resolusi terlalu tinggi (misalnya 600 dpi).
Sertifikat bahasa, terutama jika diunggah dalam bentuk foto mentah dari ponsel tanpa kompresi.
LoA kampus luar negeri, yang biasanya memiliki elemen grafis dan tanda tangan digital beresolusi tinggi.
Surat rekomendasi bertanda tangan basah, jika dipindai dalam mode warna penuh tanpa pengaturan ukuran file.
Padahal untuk dokumen administrasi berbasis teks, resolusi 200–300 dpi sudah cukup jelas terbaca.
Baca Juga: Peluang Lolos LPDP Tanpa Aktif Organisasi Kampus, Ini yang Perlu Diketahui
Cara Menghindari File Ditolak Sistem
Agar proses unggah berjalan lancar, pelamar dapat melakukan beberapa langkah berikut:
Gunakan resolusi scan yang wajar, cukup 200–300 dpi.
Simpan dalam format PDF dengan opsi “reduce file size” atau kompresi ringan.
Pastikan teks dan tanda tangan tetap terbaca jelas setelah dikompresi.
Jangan menggabungkan dokumen berbeda dalam satu file, kecuali memang diminta demikian dalam panduan resmi.
Cek ulang ukuran file sebelum mengunggah, pastikan sesuai dengan batas periode seleksi yang sedang berjalan.
Disarankan seluruh dokumen sudah disiapkan beberapa hari sebelum deadline.
Selain menghindari kepadatan sistem di hari terakhir, pelamar juga punya waktu untuk memperbaiki jika terjadi kendala teknis.
Pada akhirnya, seleksi LPDP bukan hanya soal kualitas esai atau rencana studi, tetapi juga ketelitian dalam mengikuti instruksi administratif.
Detail teknis seperti ukuran file memang terdengar kecil, namun bisa menentukan apakah aplikasi berhasil masuk tahap seleksi berikutnya atau tidak.
Kalau kamu mau, aku bisa bantu rapikan lagi dengan gaya yang lebih “hard news” atau lebih “feature edukatif”, tergantung karakter media kampus kamu.
Mutiara MY (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







