Tak Perlu Bingung! Ini Cara Mengetahui Usia Kura-Kura dari Ciri Fisik

AKURAT.CO Menentukan usia kura-kura bukanlah hal yang sederhana, terutama karena hewan ini memiliki pertumbuhan yang lambat serta variasi ukuran yang dipengaruhi lingkungan.
Meski demikian, terdapat sejumlah ciri fisik yang dapat membantu memperkirakan usianya. Berikut cara mengetahui usian kura-kura dari ciri fisiknya!
Baca Juga: Mengapa Kura-kura Bergerak Lambat? Strategi Hidup Tenang yang Dibentuk Evolusi
Rata-rata Usia Kura-Kura
Di habitat alaminya, umur kura-kura berkisar antara 30–40 tahun. Faktor lingkungan, ancaman predator, serta ketersediaan makanan menjadi penyebab utamanya.
Selain itu, lamanya masa hidup sangat dipengaruhi oleh jenis kura-kura dan kualitas perawatan yang diberikan selama hidupnya.
Akan tetapi, beberapa spesies bahkan mampu bertahan hidup hingga lebih dari satu abad, dengan estimasi rentang hidup sekitar 80–150 tahun.
Spesies yang membutuhkan waktu panjang untuk mencapai kematangan, yakni sekitar 40–50 tahun, umumnya memiliki peluang hidup minimal 60–70 tahun atau lebih.
Cara Mengetahui Umur Kura-Kura
Mengamati Ukuran Kura-Kura
Kura-kura berukuran kecil umumnya masih berusia muda, tetapi ukuran tidak selalu menjadi patokan karena pertumbuhan bisa dipengaruhi kondisi lingkungan, makanan, dan perawatan. Selain itu, betina biasanya memiliki tubuh lebih besar dibanding jantan, sehingga faktor jenis kelamin juga perlu diperhatikan.
Melihat Pola Cincin Pertumbuhan pada Cangkang
Seiring waktu, cangkang kura-kura membentuk pola cincin pada lempeng sisiknya. Banyak orang mengira setiap garis menunjukkan satu tahun usia, padahal hal itu tidak tepat. Garis tersebut menandakan fase pertumbuhan, bukan jumlah tahun hidup.
Terdapat Penyok dan Retakan di Cangkang
Penyok, goresan, atau perubahan warna pada cangkang sering dianggap sebagai ciri kura-kura berusia tua, tetapi tanda-tanda tersebut tidak selalu berkaitan dengan umur. Kerusakan seperti itu bisa muncul akibat insiden fisik, misalnya terjatuh dari akuarium atau terpeleset dari area berjemur.
Periksa Kekerasan Cangkang
Kekerasan cangkang dapat menjadi petunjuk usia, terutama pada kura-kura yang masih sangat muda. Individu yang baru menetas biasanya memiliki cangkang lembut dan sedikit lentur, kecuali pada spesies bercangkang lunak yang memang berkarapas fleksibel secara alami.
Umumnya, pengerasan cangkang terjadi secara jelas pada usia 6–8 bulan. Jika cangkang seekor kura-kura kecil masih terasa lembut, besar kemungkinan usianya belum mencapai setengah tahun.
Amati Tanda-tanda Kematangan Seksual
Mengamati tanda-tanda kematangan seksual dapat membantu membedakan apakah seekor kura-kura masih remaja atau sudah dewasa.
Setiap spesies memiliki usia matang yang berbeda, tetapi umumnya ditandai oleh ukuran tubuh tertentu, perilaku kawin, atau kemampuan bertelur pada betina.
Jika seekor kura-kura sudah menunjukkan ciri reproduksi, berarti usianya telah melewati batas minimum kedewasaan untuk spesies tersebut.
Perhatikan Keausan Cangkang
Kura-kura muda biasanya memiliki cangkang yang lebih cerah dan bertekstur jelas, sedangkan yang lebih tua cenderung memiliki cangkang halus dan aus akibat waktu.
Ketika ciri visual ini dipadukan dengan metode lain, gambaran tahap kehidupannya akan terlihat lebih jelas.
Menentukan usia kura-kura memang tidak bisa dilakukan secara pasti, tetapi berbagai ciri fisik dapat menjadi petunjuk penting.
Ukuran tubuh, pola cincin pertumbuhan, kekerasan cangkang, hingga tanda-tanda kematangan seksual memberikan gambaran apakah seekor kura-kura masih muda atau sudah dewasa.
Keausan cangkang dan kondisi fisik lainnya juga membantu memperkirakan tahap hidupnya.
Dengan menggabungkan seluruh indikator tersebut, perkiraan usia kura-kura dapat dilakukan dengan lebih akurat meskipun tetap bersifat estimasi.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






