Apa Itu MPLS Ramah 2026? Ini Pengertian, Asesmen, dan Kegiatan Selama Masa Pengenalan Sekolah

AKURAT.CO Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan melalui program MPLS Ramah 2026.
Melalui kegiatan sosialisasi yang ditujukan kepada pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan, Kemendikdasmen mengajak seluruh satuan pendidikan menerapkan MPLS yang berorientasi pada pengenalan lingkungan belajar tanpa perpeloncoan, kekerasan, maupun tindakan yang merendahkan peserta didik.
MPLS Ramah diharapkan menjadi momentum bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter positif sejak hari pertama masuk sekolah.
Baca Juga: Ditekan dari Dua Arah, Rupiah Ambruk ke Rp18.128
Apa Itu Asesmen MPLS Ramah?
Asesmen MPLS Ramah merupakan proses pengenalan dan identifikasi awal terhadap kondisi peserta didik baru.
Asesmen ini bukan berupa ujian akademik, melainkan dilakukan untuk membantu guru memahami karakter, kemampuan, minat, kebutuhan belajar, hingga kondisi sosial dan emosional setiap siswa.
Melalui asesmen tersebut, sekolah dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik sejak awal tahun ajaran.
Informasi yang diperoleh dari asesmen juga menjadi dasar bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan setiap siswa.
Apa Itu Sosialisasi MPLS?
Sosialisasi MPLS merupakan kegiatan yang dilakukan pemerintah sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dimulai.
Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai kebijakan, pedoman pelaksanaan, serta prinsip-prinsip MPLS yang harus diterapkan di sekolah.
Melalui sosialisasi ini, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan dinas pendidikan diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan MPLS yang aman, edukatif, serta berpusat pada peserta didik.
Selain itu, sosialisasi juga bertujuan mencegah praktik perpeloncoan, kekerasan, maupun bentuk intimidasi yang tidak sesuai dengan semangat pendidikan.
Apa yang Dimaksud MPLS Ramah?
MPLS Ramah adalah konsep pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang mengedepankan penghormatan terhadap hak anak, menciptakan lingkungan belajar yang aman, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Baca Juga: Kemendagri Harus Turun Tangan Cegah Pemda 'Rumahkan' PPPK Usai Kasus di Tidore
Dalam pelaksanaannya, siswa baru dikenalkan pada lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, guru, tenaga kependidikan, hingga berbagai kegiatan yang akan mereka jalani selama menempuh pendidikan.
Pendekatan ini menempatkan siswa sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran sehingga seluruh kegiatan dirancang agar memberikan pengalaman yang positif, menyenangkan, dan bermakna.
Kegiatan MPLS Meliputi Apa Saja?
Selama pelaksanaan MPLS Ramah, sekolah dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif yang membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru.
Kegiatan tersebut antara lain pengenalan visi dan budaya sekolah, perkenalan dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta teman sekelas.
Siswa juga dikenalkan dengan tata tertib sekolah, fasilitas belajar, perpustakaan, laboratorium, ruang kelas, serta berbagai sarana pendukung lainnya.
Selain itu, sekolah dapat mengadakan kegiatan penguatan karakter, pendidikan tentang hidup sehat, pencegahan perundungan, literasi digital, pembiasaan belajar, hingga aktivitas yang mendorong kerja sama dan komunikasi antarsiswa.
Seluruh kegiatan dilaksanakan tanpa unsur kekerasan maupun hukuman yang bersifat merendahkan peserta didik.
Tujuan MPLS Ramah 2026
Pelaksanaan MPLS Ramah bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara bertahap.
Selain mengenalkan budaya sekolah, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun rasa percaya diri, menumbuhkan semangat belajar, memperkuat karakter, serta menciptakan hubungan yang positif antara siswa, guru, dan warga sekolah.
Dengan pelaksanaan yang sesuai pedoman, MPLS menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Mengapa MPLS Ramah Penting?
Hari-hari pertama di sekolah merupakan masa transisi yang penting bagi siswa baru.
Melalui pendekatan yang ramah, sekolah dapat membantu peserta didik merasa diterima, nyaman, dan siap mengikuti proses pembelajaran.
MPLS Ramah juga menjadi bagian dari upaya menciptakan budaya sekolah yang menghargai keberagaman, mencegah perundungan, serta membangun iklim pendidikan yang sehat dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Perebutan Pemain Muda Terbaik Memanas, Intip 4 Wonderkid yang Mengguncang 16 Besar
Baca Juga: Komisi I DPR: Pengamanan Rumah Jampidsus Sesuai dengan Ketentuan yang Berlaku
FAQ
Apa tujuan sosialisasi MPLS Ramah 2026?
Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada sekolah mengenai pedoman pelaksanaan MPLS yang aman, edukatif, inklusif, dan berpusat pada peserta didik.
Kegiatan MPLS meliputi apa saja?
Kegiatan MPLS meliputi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, guru, teman, fasilitas sekolah, budaya belajar, penguatan karakter, literasi digital, pencegahan perundungan, serta berbagai aktivitas edukatif lainnya.
Apakah MPLS Ramah melarang perpeloncoan?
Ya. MPLS Ramah menegaskan bahwa seluruh kegiatan pengenalan lingkungan sekolah harus bebas dari perpeloncoan, kekerasan, intimidasi, maupun tindakan yang merendahkan peserta didik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








