Mengenal 7 Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya

AKURAT.CO Puisi merupakan salah satu karya sastra yang menjadi medium untuk mengungkapkan beragam perasaan dan gagasan, mulai dari kerinduan, kegelisahan, kegembiraan, kesedihan, hingga kritik sosial dan pengagungan kepada Tuhan.
Puisi umumnya mengandung nilai moral dan disampaikan melalui penggunaan bahasa yang indah, imajinatif, serta kaya majas.
Berdasarkan isinya, puisi baru dibedakan menjadi tujuh jenis, yakni balada, elegi, epigram, himne, ode, romansa, dan satire.
Berikut tujuh jenis puisi baru berdasarkan isinya:
1. Balada
Balada merupakan puisi yang berisi kisah atau cerita. Puisi jenis ini umumnya menyampaikan suatu peristiwa atau perjalanan tokoh dengan alur tertentu.
Dalam bentuk klasiknya, balada dapat terdiri atas tiga bait dengan masing-masing delapan larik.
Pola sajak yang digunakan antara lain a-b-a-b-b-c-c-b dan dapat berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik terakhir pada bait pertama juga dapat digunakan sebagai refren pada bait berikutnya.
2. Elegi
Elegi merupakan puisi yang mengungkapkan kesedihan, duka cita, atau rasa kehilangan. Puisi ini juga dapat menggambarkan keluh kesah seseorang akibat kesedihan maupun kerinduan yang mendalam.
3. Epigram
Epigram adalah puisi yang berisi ajaran, nasihat, atau tuntunan mengenai kehidupan. Pesan yang disampaikan biasanya mengandung nilai moral yang dapat menjadi bahan renungan bagi pembaca.
4. Himne
Himne merupakan puisi yang berisi pujian atau penghormatan kepada Tuhan, pahlawan, tanah air, maupun almamater.
Puisi jenis ini umumnya memiliki nuansa penghormatan dan dapat digunakan untuk mengungkapkan rasa syukur, kebanggaan, atau penghormatan terhadap sesuatu yang dianggap luhur.
Baca Juga: Tanggapi Kehebohan Lagu Percuma Mahalini, Mytha Lestari: Dia Punya Hak Atas Karyanya
5. Ode
Ode merupakan puisi yang berisi sanjungan atau penghormatan kepada seseorang yang dianggap berjasa. Ode biasanya menggunakan bahasa yang anggun dan gaya yang resmi.
Selain itu, ode umumnya membahas sosok atau sesuatu yang dianggap mulia serta memiliki nada yang menyanjung.
6. Romansa
Romansa merupakan puisi yang mengungkapkan perasaan cinta dan kasih sayang.
Puisi ini menggambarkan berbagai bentuk luapan perasaan, seperti kasih mesra, kerinduan, dan keindahan hubungan antarmanusia.
Istilah romansa berkaitan dengan bahasa Prancis romantique yang merujuk pada keindahan perasaan dan persoalan kasih sayang.
7. Satire
Satire merupakan puisi yang berisi sindiran atau kritik terhadap suatu keadaan, perilaku, maupun fenomena sosial.
Satire berasal dari bahasa Latin satura yang berkaitan dengan sindiran atau kecaman terhadap suatu kondisi yang dianggap tidak sesuai.
Puisi jenis ini kerap digunakan untuk menyampaikan ketidakpuasan terhadap keadaan sosial maupun tindakan penguasa yang dianggap tidak adil.
Dengan beragam bentuk tersebut, puisi tidak hanya menjadi sarana untuk mengungkapkan perasaan, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan moral, kritik sosial, penghormatan, hingga refleksi terhadap kehidupan.
Laporan: Marta Anunciata Wea/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







