Sambut Mahasiswa Baru, Politeknik Bhakti Kencana Kenalkan Kehidupan Kampus

AKURAT.CO Politeknik Bhakti Kencana resmi menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui gelaran Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Tak sekadar agenda seremoni, ajang ini dirancang sebagai momentum awal untuk membentuk karakter, wawasan akademik, hingga kesiapan para mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Acara yang berlangsung semarak ini turut menghadirkan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK), Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi., M.Si., sebagai salah satu narasumber kunci.
Tak hanya itu, deretan tokoh strategis dari berbagai instansi juga hadir memberikan dukungan.
Tampak perwakilan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) yang diwakili Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Anggota DPR RI Ir. H. Kamrussamad, S.T., M.Si., Ph.D., perwakilan Pemprov Jawa Barat, Pemkab Cianjur, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr. I Made Setiawan, hingga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur Denny Widya Lesmana, S.STP., M.Ec.Dev.
Kehadiran jajaran pejabat dari pusat hingga daerah ini menegaskan komitmen kuat Politeknik Bhakti Kencana dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi vokasi dengan kebutuhan industri modern.
Sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif dan aplikatif, Politeknik Bhakti Kencana memanfaatkan PKKMB untuk memberikan pemahaman utuh mengenai lingkungan kampus, budaya akademik, etika, hingga pengembangan karakter.
Mahasiswa baru tak hanya diajak mengenali tata kehidupan kampus, tetapi juga diarahkan sejak hari pertama untuk membangun pola pikir profesional.
Kampus meyakini bahwa kesiapan memasuki dunia kerja harus dipupuk sejak awal perkuliahan, mulai dari penguatan kompetensi, jejaring, hingga kemampuan beradaptasi.
Untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis, Politeknik Bhakti Kencana mengusung paradigma pendidikan terintegrasi yang menghubungkan: "Pendidikan – Pelatihan – Kompetensi – Magang – Sertifikasi – Penempatan Kerja – Kewirausahaan – Pengabdian kepada Masyarakat."
Melalui skema ini, proses pembelajaran tidak berhenti di dalam kelas semata. Mahasiswa didorong aktif membangun portofolio kompetensi melalui praktik, pemagangan, hingga kegiatan organisasi agar memiliki nilai tambah saat lulus nanti.
Politeknik Bhakti Kencana terus memperkuat konsep link and match bersama dunia usaha, dunia industri, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga lembaga pemerintah.
Langkah ini membuka ruang lebar bagi mahasiswa untuk mengakses pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi, hingga peluang penempatan kerja.
Baca Juga: ITPLN Perpanjang Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 20 Mei 2025, Ada Peluang Langsung Direkrut PLN
Sebagai langkah konkret, kampus juga resmi membentuk Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Politeknik Bhakti Kencana.
LPK ini diproyeksikan sebagai jembatan strategis yang mempertemukan proses pendidikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Selain mempersiapkan pencari kerja yang kompeten, LPK juga diarahkan untuk mencetak wirausahawan baru.
Melalui sinergi lintas sektor dalam PKKMB 2026/2027 ini, Politeknik Bhakti Kencana optimistis dapat terus mencetak generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, dan siap berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






