JK: Pembagian Bansos Tugas Kades dan Camat, Bukan Presiden

AKURAT.CO Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), meminta pembagian bantuan sosial (bansos) tepat sasaran dan dilakukan dengan benar. Dengan begitu, lebih tepat distribusi bansos dilakukan oleh kepala desa (kades) dan camat bukan presiden maupun menteri.
JK menyebut, pembagian bansos di pinggir jalan maupun tempat lainnya menyalahi aturan. Hal ini juga memicu adanya tudingan politisasi bansos sehingga perlu dikoreksi.
"Aturan yang benar itu berikan bansos pada orang yang butuhkan sesuai nama dan alamat, karena itu yang berikan kades dan camat," kata JK, di rumah pribadi di Jl Brawijaya, Jaksel, Rabu (7/2/2024).
Baca Juga: Bahlil Usul Mensos Risma Dirikan Tenda, Bagikan Bansos Sendiri
JK mengimbau distribusi bansos tidak dilakukan pada masa kampanye atau mendekati hari pemilihan. Dia mendukung pemberian bansos namun menolak cara-cara tak patut untuk mendulang suara.
"Jangan dipaksakan jelang tanggal 14. Walaupun tak diakui, kenapa tak tanggal 20? Jadi (pembagian)!bansos itu benar, tetapi dengan cara yang benar juga. Itu intinya," kata tokoh Golkar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






