Timnas AMIN: Langkah Prabowo Larang Pendukung Demo di MK Sudah Tepat

AKURAT.CO Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (THN AMIN), apresiasi langkah Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang melarang masa pendukungnya untuk demo di Mahkamah Konstitusi (MK).
Juru Bicara THN AMIN, Mustofa Nahrawardaya, mengatakan langkah Prabowo sudah tepat. Sebab, menurutnya tak sepatutnya pendukung 02 untuk demo.
“Saya baru tahu kalau Paslon 02 membatalkan. Lebih baik mereka tidak hadir. Prabowo sudah tepat. Karena dalam hal ini, yang dikecewakan oleh proses pemilu, kan 01 dan 03,” katanya kepada Akurat.co, Jumat (19/4/2024).
Baca Juga: KPK Sebut Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Belum Konfirmasi Penuhi Panggilan Sebagai Tersangka
Menurutnya, jika pun ada masyatakat yang berdemo, biarkan saja, dan tidak perlu ada dua kubu pendemo agar terhindar dari kericuhan.
"Jadi kalau masyarakat berbondong-bondong hadir di sekitar MK, itu lebih baik dibiarkan saja. Jangan ada tandingan-tandingan masa. Nanti akan berpotensi ribut. Jika menang yakin menang, tidak perlu mengerahkan masa lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, mengimbau pendukungnya untuk tidak melakukan aksi apapun di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu ia sampaikan demi menjaga iklim demokrasi yang sejuk.
Baca Juga: 6 Tempat yang Perlu Dihindari Saat Memasang CCTV
“Saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh-sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya 96,2 juta rakyat indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo-Gibran untuk tidak melakukan aksi apapun di depan gedung MK ataupun di tempat-tempat lain, apalagi di jalanan, demi menjaga kesejukan demokrasi, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, menjaga kerukunan di antara seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo dalam video yang diterima, Kamis (18/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









