Evaluasi Kongres PDIP 2019 Bakal Dibahas di Rakernas ke-V

AKURAT.CO Lima agenda utama akan dibahas dan dirumuskan dalam Rakernas ke-5 PDIP. Satu di antaranya evaluasi kinerja partai sejak pelaksanaan Kongres ke-5 PDIP pada 2019 lalu.
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah, mengatakan memang sudah menjadi ketentuan partainya untuk membahas evaluasi target yang dituju pada Kongres PDIP lima tahun lalu.
"Memang menurut ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kami, salah satu fungsi Rakernas ini adalah kami mengevaluasi perjalanan program-program partai, kinerja partai, capaian-capaian partai, setiap tahun sekali dalam rapat kerja nasional," kata Basarah dalam konferensi pers sebelum pembukaan Rakernas, di arena Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).
Baca Juga: Ketum Parpol Koalisi Pilpres hingga Relawan Ganjar-Mahfud Bakal Jadi Tamu di Rakernas PDIP
Wakil Ketua MPR RI itu melanjutkan, agenda Rakernas ke-5 lainnya adalah melaksanakan konsolidasi organisasi dengan mengembalikan siklus Kongres kembali ke 2025.
"Kebetulan jadwal kongres dilaksanakan pada 2019, tetapi karena agenda-agenda nasional lainnya, termasuk pelaksanaan pilpres dan pileg kemarin, dan November nanti kami akan melaksanakan pilkada serentak, maka untuk kebutuhan konsolidasi pemantapan organisasi partai mensukseskan agenda-agenda nasional bangsa itu, kongres akan diputuskan dikembalikan dalam siklus lima tahunan, nanti 2025 yang akan datang," bebernya.
Selanjutnya, Rakernas partai gembosan Megawati Soekarnoputri itu akan diisi konsolidasi organisasi untuk pemantapan pilkada 2024. Di mana rakernas akan merumuskan, memutuskan, dan memantapkan, serta menetapkan hal-hal yang menjadi sikap politik resmi PDI Perjuangan.
Baca Juga: PDIP Masih Terapkan Sistem Demokrasi Terpimpin di Rakernas ke-V
Baik sikap politik menyangkut kebijakan internal organisasi, maupun sikap politik eksternal organisasi. PDIP akan bahas prediksi dan proyeksi pemerintahan nasional, bangsa Indonesia lima tahun ke depan.
"Dikaitkan dalam situasi politik global. Terjadinya perang antara Ukraina dan Rusia yang sampai sekarang belum selesai. Kemudian Iran dan Israel. Konflik Laut Cina Selatan, kemudian pemanasan global yang akan mempengaruhi umat manusia di muka bumi," sambung Bahasarah.
Nantinya, kelima poin tersebut akan menjadi fokus pembahasan kemudian baru merumuskan sikap politik PDIP selama lima tahun ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







