Survei: Hendrar Prihadi Lebih Pas Berpasangan dengan Yusuf Chudlori di Pilgub Jateng 2024

AKURAT.CO Politisi PDI Perjuangan, Hendrar Prihadi, dinilai lebih tepat jika berpasangan dengan ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Yusuf Chudlori, dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Jawa Tengah tahun 2024.
Berdasarkan beberapa simulasi pasangan yang dilakukan oleh Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia, elektabilitas Hendrar Prihadi lebih besar jika berpasangan dengan KH Yusuf Chudlori, ketimbang dengan tokoh-tokoh lainnya.
Pasangan Hendrar Prihadi-KH Yusuf Chudlori ini bahkan berhasil meraih elektabilitas tertinggi sebesar 28,1 persen, ketika disimulasikan untuk berhadapan dengan dua pasangan lainnya.
Baca Juga: Sudah Lobi Partai Lain, Gerindra Mantap Usung Budi Djiwandono di Pilkada Jakarta
Yakni pasangan Dico Ganinduto-Taj Yasin Maimoen yang meraih elektabilitas sebesar 23,4 persen, dan Ahmad Luthfi-Sudaryono sebesar 9,1 persen. Sementara pemilih yang belum menentukan pilihan 39,4 persen.
Sementara dalam simulasi lainnya, jika Hendrar Prihadi dipasangkan dengan Taj Yasin Maimoen maka elektabilitasnya hanya sebesar 25,6 persen. Lebih parah jika Hendrar Prihadi dipasangkan dengan Joko Sutopo yang hanya 21,7 persen.
"Hendrar Prihadi paling tinggi jika berpasangan dengan Yusuf Chudlori 28,1 persen, dibanding jika berpasangan dengan Taj Yasin 25,6 persen atau Joko Sutopo 21,7 persen," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno saat merilis survei secara virtual, Rabu (29/5/2024).
Adapun, survei Parameter Politik Indonesia ini dilakukan pada periode 15-21 Mei 2024. Survei ini memiliki margin of error 3,5 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel dalam survei ini diambil dengan metode multistage random sampling, dengan responden sebanyak 800 orang yang sudah memiliki KTP, dengan teknik wawancara tatap muka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








