Kaesang Akui Elektabilitasnya Rendah Jika Maju di Pilkada Jakarta 2024

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengakui elektabilitasnya sangat rendah apabila maju di Pilkada DKI Jakarta 2024. Diketahui, dalam hasil survei Litbang Kompas untuk Pilkada Jakarta, Kaesang menempati urutan ke-7 dengan skor 0,1 persen.
"Jadi, itu akan menjadi bahan evaluasi buat tim kami karena 'kan di Jawa Tengah kami tinggi, tetapi di sini (Jakarta) kami agak sedikit lebih rendah, bukan sedikit, tetapi sangat rendah," kata Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, dikutip Antara, Kamis (18/7/2024).
Sementara itu, dia juga masih mengevaluasi tingginya elektabilitasnya di Jawa Tengah. Evaluasi ini dilakukan sebelum memutuskan apakah dirinya akan maju di Jakarta atau Jateng.
Baca Juga: Peluang Kaesang Maju Pilkada 2024, Jokowi: Jateng Bagus, Jakarta Bagus
"Nanti, kami akan melakukan evaluasi, antara tim Jakarta dan Jateng," ujarnya.
Sebagai informasi, Litbang Kompas merilis hasil survei simulasi sejumlah nama bakal calon gubernur Jakarta, yang dilakukan pada 15-20 Juni 2024. Responden sebanyak 400 orang dipilih secara acak menggunakan metode pencupilkan sistematis bertingkat di Jakarta.
Berikut elektabilitas nama-nama bacagub hasil survei tersebut:
1. Anies Baswedan 29,8 persen
2. Basuki Tjahja Purnama atau Ahok 20,0 persen
3. Ridwan Kamil 8,5 persen
4. Erick Thohir 2,3 persen
5. Sri Mulyani 1,3 persen
6. Andika Perkasa 1,0 persen
7. Kaesang Pangarep 1,0 persen
8. Heru Budi Hartono 1,0 persen
9. Tri Rismaharini 1,0 persen
10. Lainnya 4,3 persen
11. Tidak tahu/tidak jawab 30,0 persen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





