Megawati Pecat Effendi Simbolon Buntut Manuver di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Politikus senior PDI Perjuangan, Effendi Simbolon resmi dipecat sebagai kader. Pemecatan ini diketahui berdasarkan surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Berdasarkan surat tersebut, Effendi Simbolon ditetapkan melanggar etik dan AD/ART karena dianggap tak mengikuti perintah partai.
Surat tersebut diketahui sudah ditetapkan sejak Kamis, 28 November 2024. Dalam surat tersebut, terdapat 4 poin keputusan yang isinya berbunyi:
Baca Juga: Komisi III DPR Tolak Usulan PDIP untuk Satukan Polri di Bawah TNI dan Kemendagri
1. Memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Effendi Muara Sakti Simbolon dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
2. Melarang Saudara tersebut pada diktum 1 (satu) di atas melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apapun yang mengatasnamakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
3. DPP PDI Perjuangan akan mempertanggungjawabkan surat keputusan ini pada Kongres Partai.
4. Surat Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.
Sebagai informasi, Effendi Simbolon sudah dua kali mengambil sikap yang berbeda dengan PDIP. Pertama pada saat Pilpres 2024, Effendi menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Kemudian pada saat Pilkada Jakarta 2024 kemarin, Effendi Simbolon menyatakan dukungannya kepada paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil (RK)-Suswono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





