Prabowo-Jokowi Masih Mesra, Jadi Alasan Pertemuan dengan Megawati Tak Kunjung Terlaksana

AKURAT.CO Wacana pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri tak kunjung terlaksana. Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut menjadi salah satu faktor penyebabnya.
Pengamat komunikasi politik, Jamiluddin Ritonga, menyakini bahwa masih ada ganjalan di antara Megawati dan Prabowo, sehingga membuatnya sulit bertemu. Sementara penyesuaian waktu hanya alasan klasik.
"Sulit dipahami bila Megawati-Prabowo belum bertemu hanya karena belum ada waktu yang pas. Di antara dua tokoh ini pastinya masih ada ganjalan hingga pertemuan belum terjadi," ucap Jamiluddin kepada wartawan di Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Bank Emas Pegadaian dan BSI, Dorong Hilirisasi dan Inklusi Keuangan
Menurutnya, pertemuan itu terhambat karena Prabowo masih punya kedekatan yang cukup mesra dengan Jokowi. Hal ini diyakini membuat Megawati dan PDIP merasa antipati.
"Salah satunya bisa jadi karena hubungan Prabowo masih terlalu mesra dengan Joko Widodo. Puja puji Prabowo terhadap Jokowi tampaknya semakin membuat Megawati enggan bertemu Prabowo," ujarnya.
Sebab, Megawati dan Prabowo punya pandangan yang saling bertolak belakang dalam menilai Jokowi. Bagi Megawati, Jokowi adalah figur yang menyebabkan rusaknya tatanan berbangsa dan bernegara.
"Bagi PDIP dan Megawati, Jokowi sebagai biang kerok rusaknya tatanan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Situasi dan kondisi bangsa dan negara yang saat ini tidak baik baik saja, dinilai akibat kebijakan Jokowi selama berkuasa," tuturnya.
Seperti diketahui, wacana pertemuan Prabowo-Megawati sudah berhembus pasca Pilpres 2024 silam. Pasca dilantik sebagai presiden, Prabowo juga berencana mengajak PDIP masuk ke dalam pemerintahan.
Baca Juga: Prabowo Minta Maaf, Resmikan Banyak Program dari Hasil Kerja Pemerintahan Jokowi
Namun hingga kini, pertemuan dan ajakan tersebut masih belum mendapat sambutan baik dari PDIP maupun Megawati. Pertemuan Prabowo dan Megawati juga diyakini tak akan terjadi selama Prabowo masih lengket dengan Jokowi.
"Jadi, ada kontradiksi penilaian Prabowo dan Megawati terhadap Jokowi. Hal ini menimbulkan gap psikologis dan politis diantara dua tokoh tersebut. Hal ini kiranya menjadi penyebab enggannya Megawati bertemu dengan Prabowo," kata Jamiluddin.
"Selama gap psikologis dan politis itu masih terjadi, tampaknya dua tokoh ini tidak akan bertemu. Megawati tetap akan kekeuh tidak akan mau bertemu Prabowo," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








