Jokowi Akui Punya Nama Asli Mulyono, Diganti karena Sakit-sakitan

AKURAT.CO Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkap fakta tentang masa kecilnya yang belum banyak diketahui publik.
Dia mengaku bahwa nama aslinya bukanlah Joko Widodo alias Jokowi, melainkan Mulyono, yang kemudian diganti lantaran alasan kesehatan.
Baca Juga: Polemik Ijazah Jokowi Selesai, Tak Perlu Diungkit Lagi
Jokowi menjelaskan, nama Mulyono diberikan oleh orang tuanya ketika lahir namun kemudian diganti karena dirinya kerap sakit-sakitan.
"Saya kan waktu kecil juga tidak tahu nama saya siapa. Yang jelas seingat saya, nama kecil saat itu Mulyono," kata Jokowi, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (24/5/2025).
Baca Juga: Bareskrim Tutup Kasus Ijazah Jokowi: 39 Saksi dan 60 Dokumen Jadi Bukti
Penggantian nama tersebut, menurut Jokowi, dilakukan atas inisiatif orang tuanya dengan harapan agar dirinya menjadi lebih sehat.
"Karena sakit-sakitan itu pun diceritakan oleh orang tua. Bahwa dulu namanya Mulyono kemudian sakit-sakitan diganti menjadi Joko Widodo itu," jelasnya.
Baca Juga: Jokowi Sedih Jika Proses Hukum Terkait Ijazahnya Berlanjut: Saya Kasihan, Tapi Ini Sudah Keterlaluan
Namun, dia mengaku tidak mengetahui secara pasti sejak kapan nama Joko Widodo mulai digunakan secara resmi.
"Enggak tahu juga (mulai kapan pakai nama Joko Widodo), tapi sebelum SD-lah. Ya tanya orang tua saya (alasan mengubah nama anak)," tuturnya sambil senyum.
Baca Juga: Jokowi Butuh Partai Besar dan Matang, Lebih Cocok Gabung Golkar Ketimbang PSI
Nama Joko Widodo atau Jokowi kemudian melekat dan dikenal luas setelah dirinya meniti karier sebagai Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden ke-7 RI.
Nama tersebut juga turut memperkuat identitas kepemimpinannya di mata publik, baik di dalam negeri maupun dunia internasional.
Baca Juga: PDIP Ogah Urus Soal Jokowi Dikabarkan Calon Ketum PSI: Bukan Lagi Kader Kami
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






