Soal Potensi Duet Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029, Ini kata Nasdem

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menanggapi santai munculnya wacana duet Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) pada Pilpres 2029. Dia menilai, usulan tersebut sebagai hal yang wajar dalam dinamika internal partai politik.
"Itu kan urusan internal partai ya. Jadi kalau partai mengusulkan itu kan wajar saja, biasa saja," ujar Saan kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Meski demikian, dia menegaskan bahwa realisasi pasangan capres-cawapres sepenuhnya bergantung pada keputusan Prabowo Subianto sebagai figur utama yang akan maju kembali.
Baca Juga: Pilih Fokus Kerja, Gibran Ogah Tanggapi Dukungan PAN untuk Prabowo–Zulhas di 2029
Menurutnya, setiap partai memiliki ruang untuk mengusulkan figur, namun keputusan akhir tetap berada pada kandidat presiden itu sendiri. Saan menegaskan, sikap NasDem kini tetap fokus mendukung pemerintahan Prabowo hingga akhir masa jabatan.
"Tapi kan tergantung juga nanti kepada Pak Prabowo sendiri ya. Jadi itu urusan internal masing-masing dan kita hormati saja. Kita hormati dan kita hargai," lanjutnya.
Baca Juga: Dasco Soal Potensi Prabowo-Zulhas di Pilpres 2029: Politik Masih Dinamis
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, mendorong ketua umumnya, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo.
Dia mulanya mengatakan PAN sebetulnya sudah lebih dulu menyatakan dukungan dua periode untuk Prabowo Subianto. Dia mengatakan PAN konsisten mendukung Prabowo sejak Pilpres 2014, Pilpres 2019, dan Pilpres 2024.
"Saya kira Pak Zulkifli Hasan, Ketua Umum saya pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang, kita sudah 3 kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerinda, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo 3 kali dalam 3 Pilpres," kata Eddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







