PTPP dan ADHI Menangi Kontrak Proyek Kereta Api di Filipina Rp8,4 Triliun

AKURAT.CO BUMN karya PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) dan Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ditunjuk Pemerintah Filipina untuk menggarap pembangunan prasarana perkeretaapian Malolos - Clark Railway Project.
Hal tersebut disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir di sela kunjungan kerja di Manila, Filipina. Menurut Erick, penunjukan kedua BUMN dalam proyek senilai total USD2,75 miliar setara Rp41,25 triliun tersebut tertera dalam penandatanganan pada Juli 2023 yang disaksikan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr.
"Malolos - Clark Railway Project ini menjadi bukti bahwa jika pengelolaan BUMN Karya dijaga dengan benar dan governance-nya mengikuti standar terbaik, maka BUMN Karya dapat berkinerja dan memberikan kontribusi yang optimal," kata Erick dikutip Jumat (12/1/2024).
Baca Juga: PTPP Kantongi Rp31,67 Triliun Proyek Baru Sepanjang 2023
Adapun porsi nilai proyek yang dilimpahkan ke dua BUMN sebesar USD560 juta atau setara Rp8,4 triliun, dengan porsi 51% ADHI dan 49% PTPP. PTPP dan ADHI memenangi nilai tersebut usai mengikuti tender 9 kontrak pekerjaan yang dilelang.
Erick menambahkan, ADHI dan PTPP berhasil memenangkan kontrak pekerjaan yang dilelang dengan menggunakan kerangka pengadaan International Competitive Bidding (ICB) yang distandarkan oleh ADB.
"Dari 9 kontrak pekerjaan yang dilelang dengan nilai proyek sebesar USD2,75 miliar, Joint Venture Adhi Karya dan PP mendapatkan 2 kontrak package secara profesional senilai USD560 juta," imbuh Erick.
Menurutnya, ini menjadi prestasi yang menjadi bukti bahwa BUMN Karya dapat bersaing dengan pemain besar internasional di bidang kontruksi dan menjadi modal BUMN Karya dalam mengikuti pelelangan internasional.
Saat ini, lanjut Erick, ADHI dan PP dalam proses penerbitan untuk Phillippine Contractors Accreditation Board (PCAB) atau Surat Usaha Jasa Kontruksi (SUJK) dari Pemerintah Filipina.
Sementara, proses pembebasan lahan juga tengah dilakukan Pemerintah Filipina dan ground breaking atas proyek ini direncanakan pada Maret 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






