Sinergi Kementan dan Pemda Sukseskan Perluasan Area Tanam di Gorontalo Utara

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan perluasan area tanam (PAT) Padi dengan mengoptimalkan pompanisasi dan penanaman padi gogo.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan mengatakan, untuk mewujudkan swasembada pangan dengan solusi cepat adalah PAT.
Amran yakin, apabila program tersebut dijalankan dengan baik, maka Indonesia dapat mewujudkan swasembada dan juga lumbung pangan dunia.
"Ingat saat ini ada banyak negara yang mengalami penurunan produksi dan ada banyak penduduk dunia yang menderita kelaparan. Karena itu harus kita mitigasi dengan solusi cepat," jelasnya dikutip Jumat (16/8/2024).
Baca Juga: Ketua DPR: Pemilu 2024 Harus Menjadi Autokritik Bagi Seluruh Pihak
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Idha Widi Arsanti, menegaskan, PAT ini untuk memenuhi kebutuhan pangan yang kedepannya akan semakin meningkat.
“PAT ini bisa di fokuskan karena kebutuhan ke depan akan sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan pangan yang tersedia," ujar Santi.
Plt. Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Inneke Kusumaty, menyampaikan, kehadiran mahasiswa Polbangtan/PEPI yang turun dilapangan PAT diharapkan dapat mengungkit suksesnya PAT dan membantu menyelesaikan masalah pertanian.
"Secara teknis mahasiswa Polbangtan/PEPI memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam pendidikan selama ini," ujar Inneke.
"Pertanaman kali ini menggunakan varietas padi Temo yang merupakan varietas lokal Gorontalo Utara," ujar Asrin yang merupakan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Gorontalo Utara.
Baca Juga: Mandek 13 Tahun, IPW Minta Kejagung Kembali Usut Kasus Pembelian 15 Pesawat MA60
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







