Gim Lokal Ditarget Bukukan Transaksi Rp2 Triliun di Gamescom
Demi Ermansyah | 24 Agustus 2024, 21:56 WIB

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan nilai transaksi yang ditargetkan pengembang gim lokal Indonesia dalam ajang gim terbesar dunia, Gamescom Jerman 2024 minimal mencapai USD150 juta atau sekitar Rp2 triliun.
Menparekraf usai menghadiri Official Opening Ceremony Gamescom yang berlangsung di Koelnmesse Halle, Jerman, melihat potensi dan ini merupakan kali kelima pengembang gim lokal Indonesia untuk berpartisipasi di bursa gim terbesar dunia. “Ini sebagai tindak lanjut dari Perpres Nomor 19 Tahun 2024, dimana kami ingin gim-gim lokal ini bisa mendapatkan best practice-nya dari sini (Gamescom),” kata Sandiaga sebagaimana dikutip dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno menambahkan, sejak pertama kali Indonesia berpartisipasi dalam Gamescom memperlihatkan dampak positif, hal ini terlihat dari nilai transaksi yang terus bertambah tiap kali ikut serta dalam ajang pameran gim terbesar dunia tersebut. “Dua tahun lalu (2022) misalnya nilai transaksi hanya USD70 juta, tahun lalu (2023) sampai USD115 juta. Jadi ada angka yang terus meningkat,” kata Arif.
Dalam gelaran ini, ia mengungkapkan banyak dari negara, provinsi, atau pemerintah daerah yang mendukung industri gim daerahnya masing-masing. Hal ini tentu dapat menjadi inspirasi bagi paling tidak lima provinsi di Indonesia yang menjadi pusat-pusat game development.
“Tentu nantinya dapat menjadi bagian untuk mendukung keikutsertaan pada Gamescom tahun depan (2025). Karena kita (Indonesia) sudah dilihat menjadi satu titik yang utama dalam games market dunia,” ujarnya.
Keikutsertaan 10 gim lokal Indonesia dalam Gamescom 2024 yang berlangsung di Koln, Jerman, pada 21 hingga 25 Agustus 2024 merupakan hasil kolaborasi dan dukungan antara Kemenparekraf/Baparekraf bersama dengan Kementerian Perdagangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Asosiasi Gim Indonesia.
Sebagai salah satu event gim bisnis (B2B) dan konsumen (B2C) dunia, Gamescom pertama kali diadakan pada 2009 dan selalu masuk ke dalam kalender event yang diikuti oleh developer dan publisher gim tingkat dunia setiap tahunnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








