Geo Dipa Siap Pasok Energi Panas Bumi Untuk Kawasan Industri
Demi Ermansyah | 8 November 2024, 14:27 WIB

AKURAT.CO PT Geo Dipa Energi (Persero) menyambut antusias kehadiran investor yang mengutamakan energi hijau dalam proses produksi mereka.
Menurut Direktur Pengembangan dan Eksplorasi Geo Dipa Energi, Ilen Kardani, pemanfaatan energi geothermal untuk mendukung kawasan industri adalah ide yang berpotensi besar.
"Penggunaan energi hijau untuk kawasan industri adalah ide luar biasa. Jika kawasan industri beroperasi menggunakan energi ramah lingkungan, nilai tambah produknya meningkat," ujar Ilen saat konferensi pers bersama media di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/11/2024).
Baca Juga: 14 Peran Penting Panas Bumi dalam Kebijakan Transisi, Ketahanan Energi dan Ekonomi Nasional
Ilen mencontohkan penerapan energi bersih pada sektor industri di Vietnam, yang berhasil menarik banyak investor berkat jaminan pasokan energi hijau.
“Banyak kawasan industri di sana beroperasi dengan energi hijau, yang membuat produk mereka bebas dari pajak karbon. Hal ini meningkatkan daya tarik investasi,” kata Ilen.
Di Indonesia, salah satu kawasan yang potensial untuk energi geothermal adalah Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah, yang dapat memanfaatkan sumber geothermal dari wilayah kerja Dieng, Jawa Tengah.
Sumber panas bumi ini, dengan kedalaman pengeboran 2.500 meter, menghasilkan panas hingga 300 derajat Celcius dan memiliki kapasitas 400 MWe serta 45 MWe.
"Jika Kawasan Industri Batang bisa memanfaatkan energi dari sumber geothermal Dieng, maka daya tarik investasi di sana akan semakin besar," ungkap Ilen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







