AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengumumkan kerja sama antara Amazon Web Services (AWS) dan BUMN dalam rangka memperkuat akselerasi transformasi digital dan efisiensi operasional di lingkungan BUMN.
Erick menekankan bahwa kolaborasi ini akan mengoptimalkan penggunaan teknologi cloud demi meningkatkan kinerja dan pelayanan berbagai BUMN, menjadikannya lebih cepat, aman, dan efisien.
"Amazon Web Services (AWS) dan BUMN sepakat untuk bekerja sama dalam meningkatkan efisiensi berbagai proses manajemen operasional di BUMN," ujar Erick Thohir dikutip Kamis (14/11/2024).
Menurutnya, kerja sama ini sangat strategis bagi BUMN untuk terus beradaptasi dengan tantangan dan perubahan zaman, sejalan dengan komitmen digitalisasi yang telah berlangsung lima tahun terakhir.
Langkah kolaborasi dengan AWS ini merupakan bagian dari upaya Kementerian BUMN dalam melakukan transformasi digital di berbagai sektor, yang diyakini akan memperkuat ketahanan BUMN dalam menghadapi persaingan global. Erick berharap teknologi cloud dari AWS akan membantu memaksimalkan efisiensi dalam pengelolaan data, pemantauan performa, serta meningkatkan keamanan siber.
Baca Juga: Menteri Erick Bakal Merger 7 BUMN Karya Jadi 3 Perusahaan, Bagaimana Nasib Pemegang Saham?
Dalam konferensi persnya, Erick Thohir menekankan bahwa transformasi digital ini juga merupakan respons terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto. Erick menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar BUMN mampu menjalankan efisiensi yang lebih mendalam, mengingat BUMN memegang peran sebagai aset strategis negara yang harus dikelola dengan profesional.
"Digitalisasi adalah salah satu jalan utama untuk mencapai efisiensi ini," jelas Erick. Ia menyebutkan bahwa proses digitalisasi di sektor BUMN memiliki tujuan besar, yakni menciptakan perusahaan negara yang tangguh, efisien, dan mampu bersaing ditingkat global.
Lebih jauh, Erick menjelaskan bahwa kerja sama dengan AWS ini mencakup beberapa area penting dalam manajemen BUMN, seperti pengelolaan data untuk meningkatkan pengambilan keputusan berbasis data, pemantauan performa secara real-time, serta peningkatan sistem keamanan siber.
Dengan teknologi AWS, BUMN dapat menekan biaya operasional dan menghadirkan layanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat.
Erick menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi cloud AWS juga akan memberi BUMN fleksibilitas yang lebih besar dalam beradaptasi dengan perubahan pasar. Teknologi ini akan memungkinkan BUMN untuk memproses data dalam skala besar dengan lebih cepat dan efisien, sehingga dapat mendukung pengembangan inovasi baru di berbagai sektor.
Dalam kesempatan yang sama, Erick menegaskan bahwa sinergi dengan AWS akan mendukung program jangka panjang BUMN untuk mempercepat digitalisasi, termasuk pengembangan infrastruktur digital yang aman dan andal.
“Langkah ini akan memberikan manfaat nyata, baik bagi internal BUMN dalam menurunkan biaya operasional, maupun bagi masyarakat dalam hal peningkatan kualitas layanan yang lebih baik,” ungkap Erick.
Lebih lanjut, Erick Thohir berharap kerja sama ini juga bisa menjadi model bagi BUMN lainnya dalam menjalin kolaborasi dengan sektor swasta. Dengan teknologi yang tepat, Erick yakin BUMN bisa menjadi lebih adaptif, efisien, dan kompetitif, sekaligus tetap menjalankan mandat sebagai perusahaan milik negara yang melayani kepentingan masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







