Pertamina Kaji Ulang Rencana Akuisisi 20 Persen Saham Perusahaan EBT Filipina
Camelia Rosa | 11 Maret 2025, 12:37 WIB

AKURAT.CO Pertamina New and Renewable Energy (NRE) John Anis menyampaikan pihaknya masih mengkaji kelanjutan proses akuisisi 20% saham perusahaan EBT asal Filipina, Citicore Renewable Energy (CREC).
Dijelaskannya, salah satu kajian yang dilakukan adalah terkait keuntungan bagi Indonesia apabila proses akuisisi tersebut berlanjut.
"Kalau (mengakuisisi saham) ke luar, kami juga harus melihat apa sih keuntungannya untuk Indonesia? Jadi, yang pertama, perusahaan harus sehat. Harus punya portofolio yang bagus dan balance sheet yang kuat,” kata John ketika ditemui di Jakarta, Senin (10/3/2025).
John menuturkan, hal ini lantaran masih terdapat kondisi preseden yang harus dipenuhi oleh Pertamina NRE sehingga proses akuisisi perusahaan EBT ini belum bisa dimasukkan ke dalam portofolio perusahaan.
"Tapi, bahwa kita sudah mengadakan diskusi dan lain sebagainya, dengan mereka itu sudah terjadi. Tapi, belum secara official itu milik kita," urainya.
Sementara itu di sisi lain, John mengakui bahwa memang terdapat kesempatan Pertamina NRE dan Indonesia untuk memperluas kompetensi dan kapabilitas.
Misalnya, melalui proyek ini Indonesia berkesempatan mengirim Sumber Daya Manusia (SDM) ke FIlipina untuk mengembangkan kompetensi di bidang transisi energi.
"Sudah bisa kita lakukan, tapi mereka itu sangat kompeten di dalam konstruksinya. Jadi, konstruksinya bisa jauh lebih efisien. Nah, itu yang akan kita pelajari. Terlepas lagi dari itu, kita juga ingin bermitra," terangnya
John juga berpendapat, apabila Indonesia memiliki proyek pengembangan panel surya yang lebih besar maka pengalaman Filipina dalam pengembangan panel surya juga bisa memberi keuntungan bagi Indonesia.
Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan Indonesia akan bermitra dengan Filipina dalam hal pengembangan infrastruktur energi baru dan terbarukan di Indonesia, dan salah satunya adalah panel surya.
"Dengan pengalaman mereka, kami bawa kapital mereka untuk bermitra di sini. Selalu kami melihat manfaatnya di Indonesia seperti itu," tukas John.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









