Bos BPH Migas Pastikan Suplai Gas di Medan dan Sumut Aman Jelang Lebaran 2025
Camelia Rosa | 24 Maret 2025, 11:56 WIB

AKURAT.CO Pemerintah memastikan pasokan gas untuk lebih dari 46 ribu keluarga di wilayah Medan, Sumatera Utara aman dan terkendali masa Ramadan dan jelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Tak hanya gas, juga termasuk pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), gas, maupun listrik tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Erika mewakili Menteri Bahlil melakukan kunjungan kerja guna memastikan infrastruktur energi beroperasi optimal.
Erika meninjau langsung jaringan gas rumah tangga dan berdialog dengan petugas serta manajemen PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Glugur dalam memastikan kelancaran distribusi gas berjalan.
"Mewakili Bapak Menteri ESDM, hari ini saya berada di Sumatera Utara untuk meninjau kesiapan sektor energi dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri. Jaringan gas rumah tangga di Sumatera bagian utara ini cukup banyak, sekitar 46.000 sambungan," ujar Erika, dikutip Senin (24/3/2025).
Erika melanjutkan, pasokan gas untuk wilayah Sumatera Utara bersumber dari Lhokseumawe Field dan Pangkalan Susu Field. Selanjutnya, didistribusikan ke 46.239 rumah tangga, 435 pelanggan kecil, serta 186 pelanggan komersial dan industri.
Saat berbincang dengan sejumlah ibu rumah tangga pengguna jargas, masyarakat menyampaikan manfaat penggunaan gas bumi.
"Mereka mengatakan bahwa Jargas lebih irit dan praktis. Tidak perlu khawatir kehabisan gas di tengah memasak seperti saat menggunakan tabung elpiji," tutur Erika.
Kondisi aman juga dipastikan untuk pasokan BBM di wilayah Sumatera Utara. Secara umum dalam kondisi aman, dengan ketahanan rata-rata 23 hari.
Erika menegaskan bahwa kualitas BBM, termasuk Pertamax, Pertalite, dan Pertamax Turbo, telah diuji oleh Lemigas dan memenuhi standar mutu. Selain itu, pengecekan volume di nozzle SPBU menunjukkan bahwa takaran BBM yang diberikan sesuai dengan standar, bahkan ada yang sedikit lebih.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas BBM yang disiapkan," tegasnya.
Pada sektor LPG, Erika memastikan harga jual di pangkalan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp17.000 per tabung. Proses pembelian juga telah diatur dengan sistem verifikasi melalui KTP dan aplikasi resmi. Stok LPG di pangkalan terpantau aman dengan ketahanan sekitar 11 hari.
"Kami juga melakukan pengecekan berat tabung dan hasilnya sesuai dengan ketentuan, sehingga masyarakat dapat tenang menghadapi Ramadan dan Lebaran," tutup Erika.
Dari sisi kelistrikan, kondisi di Sumatera Utara dipastikan dalam keadaan aman. Sistem kelistrikan di wilayah ini memiliki daya mampu sebesar 2.833 MW, sementara beban puncak mencapai 2.061 MW. Dengan cadangan daya sebesar 772 MW, pasokan listrik dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.
"Alhamdulillah, listrik aman dengan cadangan sekitar 30 persen," kata Erika.
Selain memastikan kesiapan energi, Erika juga menyoroti aspek keselamatan, terutama terkait aktivitas vulkanik di Sumatera bagian utara. Saat ini, tercatat Gunung Sinabung dan Gunung Marapi berstatus Level 2 Waspada.
Mengingat kedua gunung tersebut berada di kawasan wisata, Erika mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari pos pemantauan Gunung Api.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









