AKURAT.CO Dukungan nyata Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sao Paulo terhadap pelaku industri makanan olahan Indonesia dinilai menjadi kunci keberhasilan keikutsertaan Indonesia dalam APAS Show 2025.
Pameran internasional tersebut berhasil membuka peluang transaksi senilai Rp18,4 miliar, sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar Amerika Latin.
Para pelaku usaha yang turut serta dalam pameran menyampaikan apresiasi atas layanan dan dukungan menyeluruh dari ITPC.
Hendri Rusman dari PT Konimex menegaskan bahwa fasilitasi komunikasi dengan calon buyer, penyediaan penerjemah, hingga desain stan profesional sangat membantu kelancaran promosi.
“Dari awal hingga akhir, ITPC Sao Paulo memberi dukungan maksimal. Komunikasi dengan buyer menjadi lebih mudah,” tutur Hendri dalam keterangannya, Kamis (19/6/2025).
Wiwi Indriyanti dari PT ABC President juga mengakui pentingnya riset pasar yang dilakukan ITPC sebelum pameran dimulai. Hal ini membuat strategi promosi perusahaan menjadi lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan pasar Brasil.
Dwi Suci Candraningsih dari PT Paragon Technology and Innovation menambahkan bahwa komitmen ITPC dalam mendampingi peserta selama pameran membuktikan keseriusan pemerintah dalam mendukung ekspor nonmigas.
“Pendampingan ITPC sangat terasa. Ini bukan hanya promosi, tapi penguatan ekosistem ekspor secara nyata,” jelas Dwi Suci.
Dukungan tersebut menjadi elemen penting dalam memperluas pangsa pasar produk makanan olahan Indonesia, yang selama ini masih terbatas di Amerika Latin.
Selain partisipasi di dalam pameran, ITPC juga mengatur pertemuan di luar lokasi acara dengan beberapa pengusaha dan distributor ritel terbesar di Brasil.
Menurut Kepala ITPC Sao Paulo Donny Tamtama, peran perwakilan pemerintah di luar negeri tak sebatas membuka akses pasar, tetapi juga menjadi jembatan diplomasi dagang yang aktif dan adaptif terhadap kebutuhan UMKM dan pelaku ekspor.
APAS Show 2025 sendiri merupakan pameran supermarket terbesar di dunia, diikuti lebih dari 900 peserta dari 22 negara, dengan kunjungan lebih dari 80 ribu orang. Indonesia mengambil peran strategis dengan menampilkan produk inovatif yang sejalan dengan tren pasar global.
Dengan tren positif pertumbuhan ekspor makanan olahan sebesar 10,48% dalam lima tahun terakhir, kehadiran ITPC dan sinergi antar pelaku usaha dinilai mampu menciptakan peluang ekspor yang semakin kuat di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









