Gandeng Pemkab Indramayu, PLN EPI Siap Bangun Ekosistem Energi Biomassa

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan Pemerintah Kabupaten Indramayu menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk pengembangan potensi daerah dalam mendukung transisi energi dan pencapaian target Net Zero Emission.
Penandatanganan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis dalam membangun ekosistem energi berbasis biomassa, khususnya di daerah dengan potensi pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang melimpah, seperti Indramayu.
Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan ekosistem biomassa nasional.
Baca Juga: Minat Listrik Hijau PLN Lewat REC Tembus 13,68 TWh hingga Juni 2025
"Melalui kolaborasi ini, kami mendorong pemanfaatan limbah pertanian, limbah kehutanan, dan sampah perkotaan sebagai bahan baku yang akan digunakan dalam program cofiring PLTU. Target kami di tahun 2025 adalah mencapai pemanfaatan biomassa sebesar 3 juta ton, naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya", kata Hokkop, Jumat (8/8/2025).
Lebih lanjut, Hokkop menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan PLN EPI dalam pemanfaatan biomassa tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis operasional.
Tetapi juga mencakup pemberdayaan masyarakat lokal, antara lain melalui pemanfaatan lahan kritis dan marginal yang belum produktif.
Di sisi lain, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut baik inisiatif ini dan menilai kerjasama tersebut sejalan dengan visi pembangunan Indramayu untuk menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Tumbuh 32,8 Persen, PLN Catatkan Laba Rp6,64 Triliun di Semester I-2025
"Kami berharap agar nota kesepahaman ini segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret dan implementatif oleh BUMD kami dan PLN EPI", ujae Lucky.
Nota Kesepahaman ini mendorong sinergi yang lebih erat antara PLN EPI dan Pemerintah Daerah Indramayu dalam mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







