Polteknaker Perluas Akses Pendidikan, Bidik Akreditasi Unggul Internasional

AKURAT.CO Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan di Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker).
Selain menambah kuota penerimaan mahasiswa baru, Kemnaker juga menargetkan peningkatan mutu pendidikan dan akreditasi unggul bertaraf internasional.
Tahun ini, animo masyarakat untuk masuk ke Polteknaker meningkat tajam. Tercatat sebanyak 20 ribu pendaftar mengikuti seleksi, namun hanya 180 orang yang berhasil lolos. Persaingan yang ketat ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap kualitas kampus vokasi di bawah Kemnaker tersebut.
Baca Juga: Sukseskan Sekolah Rakyat, Kemnaker Siap Konversi 59 BLK Pusat dan Daerah
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menjelaskan bahwa meski baru berdiri delapan tahun, Polteknaker sudah dikenal mampu mencetak lulusan berkualitas.
"Dengan usia yang masih muda ini, justru menjadi peluang untuk membangun tata kelola pendidikan yang lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (17/8/2025).
Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah pembukaan kelas mandiri di luar jalur pembiayaan negara. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi calon mahasiswa potensial yang selama ini tidak tertampung akibat keterbatasan kuota.
Cris menegaskan bahwa mahasiswa yang diterima merupakan hasil seleksi ketat, sehingga mereka dituntut untuk serius menempuh pendidikan. Ia menekankan, mahasiswa yang tidak menunjukkan komitmen belajar dapat menghadapi risiko dikeluarkan sejak semester awal.
Polteknaker juga mempertimbangkan kebijakan baru berupa penerapan biaya ganti rugi bagi mahasiswa yang memutuskan keluar atau drop out. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan anggaran negara dimanfaatkan secara optimal dan menghasilkan lulusan yang benar-benar kompeten.
Baca Juga: Kapan BSU 2025 Cair Lagi? Cek Info Resmi dari Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan
Data menunjukkan, tingkat serapan kerja lulusan Polteknaker mencapai 70 hingga 95%. Bahkan sebagian mahasiswa sudah diterima bekerja sebelum resmi diwisuda. Tingginya tingkat keberhasilan ini menjadi salah satu alasan mengapa persaingan masuk Polteknaker semakin ketat dari tahun ke tahun.
Ke depan, Polteknaker menargetkan peningkatan akreditasi dari predikat “Baik” menjadi “Unggul” dengan standar internasional. Rencana pengembangan mencakup penyusunan kurikulum berwawasan global, penerapan tata kelola pendidikan bertaraf internasional, serta pembukaan kelas berbahasa Inggris. Tidak hanya itu, Polteknaker juga merencanakan penerimaan mahasiswa asing dari kawasan ASEAN dan negara sekitarnya.
Cris menegaskan bahwa perjalanan delapan tahun Polteknaker merupakan warisan bersama yang harus terus dijaga. Ia berharap setiap mahasiswa dapat meninggalkan jejak prestasi membanggakan sebagai bagian dari kontribusi terhadap lembaga dan masyarakat luas.
Sementara itu, Direktur Polteknaker, Yoki Yulizar, menilai Sidang Senat Terbuka tahun ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan seluruh civitas academica. Ia menekankan bahwa perjalanan ke depan membutuhkan kebersamaan dan komitmen kuat dari semua pihak agar visi besar kampus dapat terwujud.
Yoki juga memastikan Polteknaker akan terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut dijalankan sejalan dengan dukungan penuh dari Kemnaker, sehingga Polteknaker bisa menjadi salah satu kampus vokasi unggulan yang berdaya saing internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









