Benarkah Pasokan BBM Langka di SPBU BP dan Shell? Ini Kata ESDM

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap alasan dibalik langkanya stok bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik swasta yaitu bp dan Shell.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kelangkaan stok BBM di SPBU swasta dikarenakan tingginya permintaan yang terjadi sejak bulan Februari lalu.
“Ya kemarin itu kan karena ada kelebihan permintaan waktu bulan Februari, jadi kan lonjakan kemarin itu kan cukup tinggi. Itu kan sebenarnya kan kita ada batasan kuota waktu itu,” kata Yuliot saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan dikutip, Kamis (28/8/2025).
Baca Juga: ESDM Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga di 15 Daerah Mulai 2025
Yuliot menyampaikan, saat ini pihaknya terus melakukan evaluasi secara keseluruhan terkait dengan kelangkaan pasokan BBM di SPBU swastaz
Kementerian ESDM, kata Yuliot juga secara intens melakulan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan.
“Jadi ya saya juga sudah koordinasikan dengan teman-teman di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan, bagaimana untuk kebutuhan energi, khususnya BBM itu bisa terpenuhi secara keseluruhan,” ujarnya.
Yuliot menambahkan bahwa kelangkaan ini terjadi bukan karena adanya pembatasan impor BBM. Dirinya menyebut akan melakukan kordinasi dengan pihak Ditjen Migas soal permasalahan ini.
“Jadi saya cek dulu, ini kan proses perizinan itu kan ada di Ditjen Migas,” tambah Yuliot.
Adapun, terjadi kelangkaan pasokan BBM di SPBU milik bp dan Shell yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca Juga: ESDM Tegaskan Penindakan Tambang Ilegal Sesuai Instruksi Presiden
President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia Ingrid Siburian membenarkan bahwa adanya kosongnya ketersediaan BBM di beberapa SPBU.
“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa produk bahan bakar minyak (BBM) Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di beberapa jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Shell hingga waktu yang belum dapat dipastikan,” kata Inggrid kepada Akurat.co, Rabu (27/8/2025).
Meski begitu, Inggrid menyebut bahwa SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.
Di sisi lain, Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura mengatakan sejumlah SPBU bp mengalami keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya untuk produk BP Ultimate dan BP 92.
“Sehingga (SPBU bp) tidak dapat melayani penjualan produk BBM secara lengkap,” kata Vandra kepada Akurat.co, Rabu (27/8/2025).
Vandra melanjut, seluruh SPBU bp akan tetap beroperasi untuk menyediakan produk BBM yang masih tersedia serta layanan lainnya.
Sebab, Vandra menegaskan bahwa pihaknya memahami pentingnya ketersediaan BBM bagi masyarakat dalam mendukung mobilitas sehari-hari.
Maka dari itu, BP-AKR kata Vandra tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
“Untuk itu BP-AKR berkomitmen memulihkan ketersediaan stok BBM sekaligus mengoptimalkan distribusi, mencari alternatif pasokan dalam negeri, serta menyiapkan skenario operasional agar layanan pelanggan tetap terjaga,” ujar Vandra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









