UMK Binaan MIND ID Berdaya Saing Tinggi, Omzet Naik hingga Tembus Pasar Global

AKURAT.CO, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, terus mempertegas perannya sebagai strategic active holding yang menciptakan nilai tambah dari sektor pertambangan, sekaligus mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat di daerah.
Melalui program pembinaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) naik kelas, Grup MIND ID mendorong pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan kualitas, memperluas pasar, hingga menembus panggung global.
Program pembinaan ini dirancang secara menyeluruh, mulai dari pelatihan, pendampingan manajemen, penyediaan fasilitas produksi, hingga pembukaan akses pasar domestik dan internasional.
Baca Juga: Hilirisasi Nikel di Sulawesi, MIND ID Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Dampaknya tidak sekadar meningkatkan omzet, tetapi juga melahirkan UMK yang mandiri, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan daerah. Dukungan ini seklagus menjawab Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam agenda pemberdayaan UMKM untuk mendorong pemerataan ekonomi nasional.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan bahwa upaya Grup MIND ID tidak berhenti pada peningkatan kapasitas usaha masyarakat daerah.
"Grup MIND ID justru berusaha menghadirkan nilai tambah yang lebih tinggi, dengan mendorong agar usaha masyarakat di daerah memiliki daya saing tinggi dan menjadi kebanggaan daerah ketika produk mereka menembus pasar global,” ujar Pria sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Baca Juga: MIND ID Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal Lewat Proyek Hilirisasi Nikel
Salah satu contoh nyata hadir melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), yang berhasil mengembangkan budidaya kepiting cangkang lunak “Bang Naga” di Desa Sukaramei, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Berawal dari usaha tangkapan nelayan, usaha masyarakat ini kini bertransformasi menjadi budidaya modern berkat dukungan fasilitas cold storage, alat budidaya, dan kincir angin dari INALUM sejak 2019.
Kualitas produksi kepiting cangkang lunak kini memenuhi standar internasional dan telah menembus pasar Eropa, membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memiliki sumber mata pencaharian yang berkelanjutan.
Baca Juga: Employee Volunteering MIND ID Hadirkan Ekosistem Ekonomi Sirkular Bagi Desa Ciderum
Keberhasilan serupa juga ditunjukkan oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui pengembangan UMK berbasis alam Madu Galo-Galo Cupiang di Sumatera Barat.
Produk lebah kelulut hasil binaan Bukit Asam menghasilkan madu, propolis, dan bee pollen yang higienis serta ramah lingkungan.
Sejak 2020, PTBA konsisten memberikan dukungan berupa modal, pelatihan manajemen usaha, pengemasan produk, hingga akses ke berbagai pameran dalam dan luar negeri.
Baca Juga: MIND ID Jadi Bagian dari Penggerak 26,9 Persen Ekonomi Nasional
Kini, omzet usaha tersebut mampu mencapai Rp56 juta dalam satu periode panen, sekaligus membuka jalan bagi UMK lokal untuk masuk ke rantai pasok lebih luas.
Pria menambahkan, potensi usaha masyarakat adalah kekuatan besar yang dapat menopang pembangunan peradaban di daerah.
“MIND ID akan selalu konsisten bersama masyarakat untuk menggali potensi usaha, sehingga keberlanjutan ekonomi dapat terus berjalan bahkan setelah aktivitas tambang Grup MIND ID berakhir nantinya,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







