Progres 98,56 Persen, Stasiun Jatake Siap Perkuat Layanan Commuter Line

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan progres pembangunan Stasiun Jatake telah mencapai 98,56% per November 2025.
Adapun, PT KAI memastikan kesiapan Stasiun Jatake yang berlokasi di Kelurahan Jatake–Kelurahan Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, sebagai bagian dari penguatan layanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.
Menyambut tahun 2026, stasiun baru ini terus dipersiapkan melalui tahapan finalisasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, sebelum mulai melayani masyarakat.
Baca Juga: KAI Catat Penjualan Tiket Nataru 2025 Tembus 3,2 Juta
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pengembangan Stasiun Jatake merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta.
Lintas Rangkasbitung terus mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan, dari 43.317.716 pengguna pada 2022, meningkat menjadi 62.085.471 pengguna pada 2023, kemudian 69.999.362 pengguna pada 2024, dan mencapai 70.496.181 pengguna sepanjang Januari–November 2025.
“Pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi massal yang andal terus meningkat. Stasiun Jatake dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan akses yang lebih dekat, perjalanan yang lebih tertata, serta distribusi penumpang yang lebih merata,” kata Bobby dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).
Stasiun Jatake dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang memadukan fungsi transportasi dan aktivitas kawasan.
Stasiun ini berdiri di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dengan bangunan tiga lantai seluas sekitar 3.000 meter persegi. Berada di KM 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, stasiun ini memiliki peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing 6 meter, serta diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari.
Baca Juga: Angkutan Nataru 2026, KAI Catat Penjualan 2,6 Juta Tiket hingga 23 Desember 2025
Sementara itu, Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa fasilitas Stasiun Jatake dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna Commuter Line secara menyeluruh.
Di dalam gedung stasiun tersedia area aktivitas penumpang, zona komersial, serta ruang perkantoran KAI. Area luar dilengkapi fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda, serta lahan pengembangan lanjutan seluas sekitar 4.000 meter persegi.
“Stasiun Jatake dipersiapkan sebagai simpul layanan baru yang mendukung kelancaran naik turun penumpang sekaligus mendorong pergerakan ekonomi kawasan yang terus berkembang,” ujar Anne.
Dari sisi layanan, Stasiun Jatake akan melayani Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung yang mencakup Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, Cicayur, Jatake, Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung.
Penambahan stasiun ini diharapkan memperkuat distribusi penumpang dan meningkatkan kelancaran mobilitas harian masyarakat.
Hingga akhir November 2025, progres pembangunan Stasiun Jatake telah mencapai 98,56%, mencakup prasarana utama dan fasilitas penunjang.
Saat ini, KAI bersama DJKA Kemenhub tengah menjalani tahap akhir berupa uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan sebelum stasiun beroperasi.
Sinergi KAI dan DJKA Kemenhub dalam pengembangan Stasiun Jatake menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan perkeretaapian yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Dengan penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran Stasiun Jatake diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama mobilitas harian di kawasan Tangerang dan sekitarnya,” tutur Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









