Arus Balik Nataru, PLN Andalkan AntreEV dan Trip Planner untuk EV

AKURAT.CO PT PLN (Persero) memastikan kemudahan layanan pengisian daya kendaraan listrik tetap terjaga pada fase arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Kemudahan tersebut dipastikan melalui fitur AntreEV dan Trip Planner pada Aplikasi PLN Mobile, pengguna kendaraan listrik dapat menikmati kemudahan serta kenyamanan layanan pengisian daya di tengah kepadatan perjalanan arus balik.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan fase arus balik kerap dihadapi masyarakat dalam kondisi perjalanan panjang, sehingga kepastian layanan menjadi faktor penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan.
Baca Juga: PLN Kebut Pemulihan Listrik di 176 Desa Aceh Pascabencana
“PLN hadir memastikan pengguna kendaraan listrik tetap mendapatkan layanan pengisian daya yang andal. Dukungan sistem digital kami hadirkan untuk memberikan kemudahan dan ketenangan bagi pengguna selama perjalanan arus balik,” kata Darmawan dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026) malam.
Dalam konteks tersebut, PLN Mobile telah menambah fitur baru, yakni AntreEV untuk mendukung kelancaran layanan pengisian daya di lapangan.
Melalui sistem antrean digital, pengguna dapat memperoleh kepastian giliran tanpa harus menunggu atau mengular di area SPKLU.
Selama menunggu antrean, pengguna memiliki fleksibilitas untuk beristirahat di lokasi terdekat yang lebih nyaman, sehingga area pengisian tetap tertib dan aktivitas di sekitarnya tidak terganggu.
Fitur baru ini membantu menjaga kelancaran di sekitar lokasi SPKLU sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna kendaraan listrik selama perjalanan arus balik.
Tidak hanya antrean digital, PLN juga menyediakan fitur Trip Planner yang dapat dinikmati pengguna untuk menyusun rute arus balik dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan kebutuhan pengisian daya, sekaligus mengetahui pilihan lokasi SPKLU di sepanjang jalur perjalanan.
Baca Juga: Dukung Cofiring PLTU, PLN EPI Teken MoU Pengembangan Biomassa dengan Perusahaan Korsel
Perencanaan sejak awal ini membantu pengguna mengatur waktu perjalanan secara lebih terukur serta mendukung kelancaran layanan pengisian daya agar tidak terjadi penumpukan di satu titik.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan selama periode Nataru, PLN terus menyiagakan 4.516 SPKLU di 2.935 lokasi di seluruh Indonesia yang didukung 5.190 personel.
Khusus di jalur utama Sumatra–Jawa–Bali, PLN juga mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, jumlah ini meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, PLN juga menyebar 15 unit SPKLU mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat maupun lonjakan pengguna pada titik-titik krusial.
Untuk mendukung perjalanan jarak jauh, PLN juga menyediakan 117 posko siaga SPKLU yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai titik singgah untuk beristirahat sejenak sambil mengisi daya kendaraan listrik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







