Respon Antrean BBM di Sintang, Kementerian ESDM Tambah Armada Tangki

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) bergerak cepat memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM serta LPG kembali normal di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Adapun, sempat terjadi antrean kendaraan di sejumlah SPBU untuk mendapatkan BBM dan kekhawatiran warga untuk mendapatkan LPG Tabung 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Gangguan yang terjadi akibat kendala operasional dan kondisi geografis membuat distribusi pasokan energi tersendat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bertolak ke AS untuk Bertemu Donald Trump, Didampingi Menteri ESDM
Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, melakukan monitoring langsung ke Integrated Terminal Pontianak, Kalimantan Barat, untuk mengevaluasi kondisi pasokan dan distribusi BBM dan LPG.
Pemantauan ini sekaligus memastikan langkah percepatan penyaluran berjalan optimal agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.
Dalam kunjungan tersebut, Laode menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar bagi masyarakat.
“Kami hadir langsung di Pontianak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Kita harus memastikan masyarakat itu mendapatkan pelayanan yang terbaik dan solusi yang cepat”, kata Laode, Rabu (18/2/2026).
Berdasarkan data kesiapan infrastruktur energi di Kalimantan Barat, pasokan BBM dan LPG didukung oleh berbagai fasilitas strategis, termasuk Integrated Terminal Pontianak, Fuel Terminal Sintang, Fuel Terminal Ketapang, serta jaringan distribusi yang mencakup 151 SPBU, 116 agen LPG Tabung 3 kilogram, dan 4.280 pangkalan LPG Tabung 3 kilogram.
Total kapasitas penyimpanan BBM di regional Kalimantan mencapai sekitar 526.479 kiloliter dan kapasitas LPG sekitar 7.720 metrik ton, yang menjadi penopang utama ketahanan pasokan energi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Kementerian ESDM Pangkas Kuota Batu Bara-Nikel 2026, Begini Alasannya
Meski demikian, Laode menjelaskan bahwa gangguan operasional seperti tidak beroperasinya jobber di wilayah Sanggau dan kondisi pendangkalan alur Sungai Melawi turut memengaruhi kelancaran penyaluran BBM ke sejumlah daerah, khususnya di Sintang.
Untuk mengatasi hal tersebut, Ditjen Migas bersama badan usaha terkait segera melakukan langkah mitigasi, antara lain dengan mengoptimalkan suplai dari Integrated Terminal Pontianak, mengoptimalkan sumber daya manusia, menambah armada mobil tangki dari wilayah lain, serta menambahkan 4 titik peristirahatan untuk menjaga kesinambungan pasokan.
Laode menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan seluruh pemangku kepentingan mengambil langkah konkret untuk mempercepat normalisasi distribusi energi.
“Kami memastikan bahwa pasokan BBM dan LPG tetap tersedia, dan langkah-langkah mitigasi terus dilakukan untuk mempercepat distribusi ke wilayah terdampak. Kita perlu terus memperkuat koordinasi agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” tegasnya.
Selain itu, upaya percepatan distribusi juga dilakukan melalui optimalisasi armada mobil tangki yang tersedia, termasuk pemanfaatan armada eksisting dan penambahan armada charter guna memperkuat distribusi energi.
Secara keseluruhan, wilayah Kalimantan didukung oleh sekitar 739 unit mobil tangki BBM dan 104 unit skid tank LPG yang siap melayani distribusi energi ke masyarakat dan sektor industri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






