Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Garap Proyek Migas hingga Timur Tengah

AKURAT.CO PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dan PT Halliburton Indonesia melakukan kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah kedua perusahaan dalam memperkuat kolaborasi pengembangan bisnis jasa penunjang pengeboran migas, geothermal, dan migas nonkonvensional, baik di dalam maupun luar negeri.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita mengatakan, kolaborasi dengan Halliburton menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis onshore dan offshore rig services di pasar global.
Baca Juga: Pertamina–Halliburton Teken MoU Pemulihan Lapangan Migas
Kerja sama ini menunjukkan komitmen Pertamina Drilling untuk terus memperkuat kapabilitas dan memperluas ekspansi bisnis internasional.
"Kami melihat peluang besar dalam pengembangan proyek migas, geothermal, maupun migas nonkonvensional, termasuk potensi kerja sama di kawasan Timur Tengah," kata Avep, Kamis (28/5/2026).
Avep menuturkan, sinergi dengan Halliburton juga diharapkan dapat mendorong transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing industri jasa pengeboran nasional.
Ruang lingkup kerja sama antara Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia mencakup berbagai layanan penunjang industri energi.
Antara lain rig services, project management, fracturing services, drilling bits, directional drilling, measurement while drilling (MWD), logging while drilling (LWD).
Kemudian, wireline dan tubing conveyed perforating services, drill stem test dan surface well test services, drilling fluids services, liner hanger, cementing services, wellhead equipment and services, hingga H2S, fishing dan coring services.
Nota kesepahaman, kedua perusahaan juga membahas potensi kerja sama pada proyek West Qurna Block di Irak.
Halliburton membuka peluang pembahasan lebih lanjut terhadap sejumlah layanan yang berpotensi didukung Pertamina Drilling, meliputi fishing services, centrifuge services, coring services, dan casing running services.
Pertamina Drilling juga menyampaikan kesiapan mendukung kebutuhan operasional Halliburton melalui penyediaan layanan, personel, dan dukungan teknis sesuai kebutuhan proyek.
Kedua perusahaan sepakat melanjutkan pembahasan lebih rinci terkait ruang lingkup pekerjaan, kebutuhan teknis, skema komersial, hingga mekanisme kerja sama untuk proyek di Irak.
Presiden Direktur Halliburton Indonesia Ankush Bhalla mengatakan, pihaknya menyambut positif penguatan kerja sama dengan Pertamina Drilling, terutama dalam menjajaki peluang proyek internasional.
“Kami melihat Pertamina Drilling memiliki pengalaman dan kapabilitas yang dapat mendukung kebutuhan operasional Halliburton, termasuk untuk proyek-proyek strategis di luar negeri. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan,” tutur Ankush.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








