PLN Tambah Pembangkit 25 MW, Sistem Kelistrikan Bangka Punya Cadangan 100 MW

AKURAT.CO PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Bangka dengan mengelola tambahan kapasitas pembangkit sebesar 25 megawatt (MW).
Langkah tersebut membuat sistem kelistrikan Bangka kini memiliki cadangan daya sekitar 100 MW, sehingga dinilai lebih siap menghadapi peningkatan kebutuhan listrik di masa mendatang.
Tambahan kapasitas pembangkit tersebut berasal dari unit berkapasitas 15 MW di Air Anyir dan 10 MW di Merawang, Kabupaten Bangka.
Baca Juga: Diversifikasi Bisnis Berbuah, Pendapatan Non-Listrik PLN NP Tembus Rp1,1 Triliun
General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, mengatakan bahwa PLN berkomitmen untuk mengelola seluruh aset pembangkitan secara optimal agar dapat memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi pelanggan.
“Listrik yang cukup dan andal merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, PLN UIK Dwipantara terus memperkuat sistem pembangkitan agar mampu menjawab kebutuhan energi yang terus berkembang di Bangka,” kata Rita dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
Dengan tambahan pembangkit tersebut, sistem kelistrikan Bangka kini memiliki daya mampu pasok sekitar 340 MW. Pasokan tersebut berasal dari pembangkit yang berada di Pulau Bangka sebesar 240 MW serta tambahan transfer listrik dari sistem Sumatra melalui kabel laut sebesar 100 MW.
Sementara itu, beban puncak listrik di Bangka saat ini tercatat sekitar 240 MW. Dengan kondisi tersebut, sistem kelistrikan memiliki cadangan daya sekitar 100 MW yang dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik, sekaligus menjaga keandalan pasokan apabila terjadi gangguan pada salah satu unit pembangkit.
Menurut Rita, keberadaan cadangan daya yang memadai menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik seiring berkembangnya aktivitas ekonomi di Bangka.
“Kami berharap dengan tambahan kapasitas pembangkit yang kami kelola bisa menjadi bagian penting dalam menjaga kecukupan daya listrik di Bangka, sekaligus mendukung peningkatan kebutuhan listrik yang tentu akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








