Kementerian ESDM Kebut Pembangunan Jargas Pelalawan, 3.076 Sambungan Rumah Segera Rampung

AKURAT.CO Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berkomitmen mempercepat penyediaan akses energi bersih, murah, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Ditjen Migas memastikan pelaksanaan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) tahun anggaran 2025–2026 di Kabupaten Pelalawan, Riau, berjalan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Saya baru saja melihat langsung progres pembangunan Jargas rumah tangga tahun 2025-2026 dan Insya Allah akan selesai sebentar lagi. Dan saya juga harapkan nantinya program ini bisa memberi manfaat kepada masyarakat,” kata Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman dikutip dari laman Ditjen Migas, Rabu (5/8/2026).
Baca Juga: ESDM Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga di 15 Daerah Mulai 2025
Pada periode pembangunan tahun 2025-2026 ini, Kabupaten Pelalawan kembali menerima alokasi kuota Jargas sebanyak 3.076 Sambungan Rumah (SR), setelah sebelumnya pada tahun 2022–2023 mendapatkan sebanyak 3.712 SR.
Langkah ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Pemerintah dalam menyediakan akses energi yang lebih cepat, mudah, hemat, dan aman bagi masyarakat luas.
Untuk memastikan pembangunan Jargas selesai sesuai target, Laode melakukan pemantauan progres fisik secara langsung di beberapa titik lokasi, meliputi Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur dan Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, seluruh tahapan pembangunan jargas 2025–2026 di Kabupaten Pelalawan berjalan dengan baik dan lancar, meliputi aspek teknis konstruksi, hingga penyelesaian perizinan.
Laode berharap, nantinya selain memberikan kemudahan, penggunaan Jargas ini juga memberikan manfaat ekonomi yang cukup signifikan bagi masyarakat.
Pemanfaatan energi yang lebih efisien memungkinkan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan energi dapat ditekan dengan optimal.
“Mereka (pengguna Jargas) mengatakan selama menggunakan Jargas biaya perbulan yang dikeluarkan antara 50 hingga 80 ribu, dan ini lebih murah dibandingkan gas LPG yang bisa mencapai 100 ribu, selain itu selalu tersedia 24 jam jadi tidak perlu kawatir kehabisan gas saat sedang memasak,” tutur Laode.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







