Perta Daya Gas Bangun SPPBE di Sorong, Harga LPG 12 Kg Ditargetkan Turun

AKURAT.CO PT Perta Daya Gas tengah membangun fasilitas Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong, Papua Barat Daya.
Sekretaris Perusahaan PT Perta Daya Gas, Ucok Charles Kairupan mengatakan, pembangunan SPPBE saat ini telah mencapai lebih dari 50% dan diharapkan rampung sesuai jadwal.
"Di Sorong ini kita lagi bangun SPPBE. Saat ini konstruksi sudah di atas 50%. Harapannya September ini," kata Ucok dalam agenda Temu Media di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga: Bahlil Tegaskan Impor Minyak Rusia Dilakukan Langsung oleh Negara, Bukan Pertamina
Ucok menyampaikan, pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur distribusi LPG di wilayah Indonesia timur.
Selama ini, harga LPG nonsubsidi kemasan 12 kilogram di Sorong jauh lebih tinggi dibandingkan di Pulau Jawa.
"Di sana LPG 12 kilogram harganya bisa mencapai Rp500 ribu per tabung. Nah, ini dalam rangka supaya harganya bisa sama dengan Jawa, kita lagi bangun SPPBE ini," ujarnya.
Untuk merealisasikan proyek tersebut, Perta Daya Gas menggandeng badan usaha milik daerah (BUMD) setempat, yakni PT Malamoi Olom Wobok (PT MOW).
Ucok menjelaskan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok LPG di Sorong sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi energi bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan tersebut.
“Jadi kita lagi support. Berkerjasama dengan BUMD ya. BUMD di sana PT Malamoi Olom Wobok (PT MOW) namanya. PT Malamoi Olom Wobok (PT MOW). Itu BUMD di sana,” tutur Ucok.
Dalam agenda Temu Media tersebut, perusahaan juga menegaskan bahwa pembangunan sektor energi memerlukan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, untuk meningkatkan literasi publik mengenai peran gas bumi dalam mendukung transisi energi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Soal Kecelakaan Maut Truk Tangki di Tanah Bumbu, Ini Kata Pertamina
Melalui sinergi yang semakin erat dengan media, PT Perta Daya Gas berharap tercipta komunikasi yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang kredibel mengenai perkembangan perusahaan maupun sektor energi secara lebih luas.
“Media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara perusahaan dan masyarakat. Karena itu, kami terus membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif agar informasi mengenai perkembangan bisnis, tantangan sektor energi, serta kontribusi PT Perta Daya Gas dapat tersampaikan secara akurat dan berimbang,” pungkasnya.
Sekadar informasi, PT Perta Daya Gas merupakan Venture Company/JVC) antara PT Pertamina Gas dan PT PLN Energi Primer Indonesia.
PT Perta Daya Gas memiliki mandat strategis untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan pemanfaatan gas sebagai bagian dari upaya meningkatkan energi bersih nasional.
Perusahaan dibentuk sebagai tindak lanjut sinergi PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) dalam mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada pembangkit listrik melalui pemanfaatan gas bumi yang lebih efisien dan kompetitif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








