Freeport (PTFI) Pastikan Ekspor Katoda Tembaga Tak Terkendala Isu Logam Tanah Jarang

AKURAT.CO PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan kegiatan ekspor perseroan tidak terkendala isu kandungan logam tanah jarang atau Rare Earth Elements (REE) sebagai bahan ikutan dalam produk tembaga.
Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas mengatakan produk katoda tembaga yang diekspor perseroan memiliki tingkat kemurnian mencapai 99,99% atau dikenal dengan istilah four nines.
“Rnggak ada. Kita ekspornya katoda tembaga 99,99%,” kata Tony saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Minggu (9/8/2026).
Diketahui, terdapat laporan tertahannya ekspor produk mineral karena terdapat kandungn logam tanah jarang sebagai mineral ikutan.
Tony menegaskan, produk katoda tembaga yang dihasilkan PTFI memiliki kemurnian tinggi sehingga tidak terdapat kandungan lain yang menjadi persoalan dalam proses ekspor.
“99,99% sudah nggak ada lagi yang lainnya. Four nines istilahnya four nines, 99,99% sudah nggak ada lagi yang lainnya, murni,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah memberikan kepastian hukum terkait tata kelola dan tata niaga ekspor mineral kritis Logam Tanah Jarang (LTJ).
Kebijakan ini diambil guna mencegah kerugian bagi para pelaku usaha akibat adanya perbedaan interpretasi aturan di lapangan.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, menyatakan bahwa ketentuan larangan ekspor hanya diberlakukan untuk LTJ sebagai produk utama. Larangan tersebut tidak berlaku untuk kandungan LTJ yang hadir sebagai unsur ikutan.
"Ya, jadi kalau ekspor LTJ produk utama itu memang dilarang. Bukan serta merta terhadap kandungan LTJ yang terdapat sebagai unsur ikutan dalam produk pertambangan utama dan turunannya," ujarnya, di Kantor KSP, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Langkah koordinasi ini memberikan angin segar bagi sektor pertambangan nasional. Hasil komunikasi KSP pada Jumat (31/7/2026) memastikan PT Sucofindo dapat segera menerbitkan 85 laporan surveyor yang sempat tertunda karena terindikasi mengandung mineral ikutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








