Gempa Flores Rusak PLTS, PLN Percepat Pemulihan Listrik di Pulau Palue

AKURAT.CO PLN terus bergerak memulihkan kelistrikan pasca gempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Salah satu di antaranya adalah penanganan kelistrikan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka dan Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur yang terdampak cukup parah akibat gempa.
Berdasarkan data PLN, pasokan listrik masyarakat Pulau Palue sebelumnya ditopang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 760 kilowatt (kW) beserta sistem baterai dan genset mobile 2x150 kW.
Baca Juga: PLN Siapkan Pengamanan Listrik Lapis Lima di Istana Saat HUT RI
Akan tetapi, kuatnya guncangan gempa menyebabkan sejumlah komponen PLTS dan baterai mengalami kerusakan sehingga pasokan listrik kepada masyarakat terganggu.
Merespons kondisi tersebut, PLN langsung menerjunkan personel recovery untuk melakukan pemeriksaan sekaligus perbaikan terhadap PLTS, sistem baterai dan genset mobile yang terdampak.
General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara Rita Triani mengatakan, pemulihan kelistrikan di wilayah terpencil menjadi salah satu prioritas PLN setelah pembangkit di sistem utama Flores kembali normal.
“Untuk Pulau Palue, sambil memperbaiki PLTS dan baterai yang mengalami kerusakan, kami memastikan kondisi kesiapan genset sebagai pasokan sementara agar masyarakat bisa kembali mendapatkan listrik secepat mungkin,” kata Rita dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/8/2026).
Rita menjelaskan, proses pemulihan di Pulau Palue memiliki tantangan tersendiri karena lokasi yang terpisah dari daratan utama Flores.
Pengiriman personel, peralatan, hingga genset harus dilakukan melalui jalur laut. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya PLN untuk mempercepat pemulihan.
“lKami ingin pemulihan tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga dilakukan dengan mengutamakan keselamatan sehingga sistem yang kembali beroperasi benar-benar dalam kondisi aman,” tambah Rita.
Selain pembangkit, PLN saat ini juga fokus melakukan perbaikan jaringan distribusi di Pulau Palue yang turut terdampak gempa. Pemulihan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi infrastruktur di lapangan.
Sementara itu, upaya serupa dilakukan di Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur. PLN terus melakukan perbaikan PLTS berkapasitas 440 kWp yang terdampak gempa.
Hingga Senin (17/8) sore, dua sistem baterai yang mengalami kerusakan telah berhasil diperbaiki. Selanjutnya baterai akan disambungkan ke PLTS agar bisa menyimpan energi listrik, sehingga bisa kembali melistriki masyarakat.
Rita menegaskan, PLN akan terus mengerahkan sumber daya yang dibutuhkan hingga pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak kembali pulih.
“Tim PLN akan terus bekerja sampai listrik kembali hadir dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat berangsur normal,” tutur Rita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








