PHR Operasikan EPF Libo, Dorong Optimalisasi Produksi Minyak di WK Rokan

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan secara resmi mengoperasikan fasilitas penunjang produksi baru berupa Early Production Facility (EPF) di Libo Gathering Station (GS).
Peresmian fasilitas ini menjadi solusi konkret perusahaan dalam memaksimalkan produksi minyak serta peningkatan kapasitas penampungan dan pengolahan (facility constraint).
Beroperasinya EPF Libo GS ini sekaligus memperkuat keandalan operasional dalam mengalirkan hasil produksi migas dari lapangan Libo secara lebih optimal.
Baca Juga: PHR Sukses Bor Sumur MESO#22, Produksi Awal Tembus 2.128 BOPD
General Manager (GM) Zona Rokan, Andre Wijanarko menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan wujud nyata komitmen seluruh insan Pertamina dalam menjaga stabilitas produksi energi nasional.
"Langkah ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan keandalan operasional di Libo, tetapi juga menjadi bagian penting dari komitmen bersama untuk mendukung ketahanan energi nasional,” kata Andre di Jakarta, Rabu (26/8/2026) malam.
Selain peresmian EPF, momentum ini juga menjadi ajang penghargaan atas keberhasilan penyelesaian serangkaian proyek strategis lainnya di area Libo, seperti penggantian cerobong pembakaran gas serta pengerjaan Integrated Fire Alarm System (IFAS) serta Public Address & General Alarm (PAGA) Libo.
Seluruh proyek tersebut berhasil diselesaikan dengan aman, selamat, serta tepat sasaran sesuai indikator kinerja utama (KPI) fungsi Project & Technical Engineering.
Pencapaian ini merupakan buah dari kolaborasi erat lintas fungsi di lingkungan PHR, seperti fungsi PTE, Operations, Maintenance, hingga Operations Support & Facilities (OSF), serta dukungan dari para mitra kerja seperti PT PSI dan PT WKS.
Keberhasilan berbagai proyek di Libo ini menjadi pondasi kokoh untuk membuka babak baru bagi operasional Libo Operation menuju sistem kerja yang semakin andal, aman, efektif, dan produktif demi mendukung pencapaian produksi migas WK Rokan yang lebih gemilang di masa depan.
“Saya mengajak seluruh Perwira dan mitra kerja untuk tidak berhenti di sini, mari terus berkolaborasi, menjaga keselamatan kerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri," tutur Andre.
Pengoperasian EPF Libo GS ini melengkapi rekam jejak keberhasilan teknis dan pencapaian efisiensi tinggi PHR di Lapangan Libo.
Sebelumnya, PHR sukses menuntaskan proyek Libo Substation Upgrade dengan meningkatkan kapasitas Gardu Induk Libo dari 10,5 MVA menjadi 24,5 MVA dua bulan lebih cepat dari target Work Program & Budget (WP&B).
Penguatan infrastruktur kelistrikan ini menjadi tulang punggung vital untuk menyokong keandalan pasokan listrik fasilitas produksi seperti Electrical Submersible Pump (ESP) dan Water Injection Pump (WIP).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








