Fusion Hotel Group Perkuat Bisnis Hotel Midscale di Indonesia

AKURAT.CO Fusion Hotel Group resmi mengintegrasikan Ayola dan Odua, dua brand hotel midscale Indonesia yang sebelumnya berada di bawah naungan Topotels Hotels & Resorts, ke dalam portofolio regionalnya.
Integrasi tersebut menjadi bagian dari ekspansi Fusion Hotel Group di Asia Tenggara sekaligus memperkuat kehadirannya di Indonesia. Melalui langkah ini, perusahaan memperluas jaringan hotelnya di pasar Indonesia yang menjadi salah satu pasar pariwisata dan perjalanan yang berkembang di kawasan Asia Tenggara.
Chief Operating Officer Topotels Hotels & Resorts, Willy Suderes mengatakan integrasi dengan Fusion Hotel Group membuka peluang baru bagi bisnis perusahaan sekaligus meningkatkan pengalaman bagi para tamu dan memberikan dukungan lebih kuat kepada pemilik hotel.
“Integrasi ini menandai babak baru yang menarik bagi Topotels. Bergabung dengan Fusion akan membuka peluang baru bagi bisnis kami, memungkinkan kami memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para tamu sekaligus memberikan dukungan yang lebih kuat kepada para pemilik hotel. Kami yakin integrasi dengan Fusion akan membawa momentum baru bagi hotel dan tim kami,” ujar Willy.
Baca Juga: Smart Hospitality, Strategi Baru Vega Hotel Gading Serpong Dongkrak Okupansi
Topotels Hotels & Resorts saat ini mengoperasikan tujuh hotel midscale di sejumlah kota utama Indonesia melalui brand Ayola dan Odua.
Kedua brand tersebut telah berkembang dalam portofolio Topotels dan melayani tamu di berbagai destinasi, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, serta sejumlah kota regional lainnya.
Dengan bergabungnya Ayola dan Odua ke dalam jaringan Fusion Hotel Group, portofolio hotel midscale perusahaan semakin kuat sekaligus memperluas jaringan dan kehadirannya di Indonesia.
Meski terintegrasi ke dalam Fusion Hotel Group, Ayola dan Odua tetap akan beroperasi menggunakan identitas brand masing-masing.
Kedua brand tersebut juga akan memperoleh dukungan dari pengalaman regional Fusion Hotel Group, termasuk dalam aspek komersial, distribusi, dan operasional.
Para tamu nantinya dapat memperoleh peningkatan konsistensi layanan, jaringan distribusi yang lebih luas, serta akses terhadap jaringan hotel dan resort Fusion Hotel Group yang terus berkembang di Vietnam, Thailand, dan Indonesia.
Sementara itu, Chief Executive Officer Fusion Hotel Group, Christopher Hur menyambut bergabungnya Topotels ke dalam jaringan Fusion.
“Kami sangat senang menyambut Topotels ke dalam keluarga Fusion. Akar kuat Topotels di Indonesia, yang dipadukan dengan pengalaman dan keahlian Fusion, akan membuka berbagai peluang baru di destinasi-destinasi utama di Indonesia. Kemitraan ini semakin memperkuat kehadiran regional kami sekaligus mendukung visi jangka panjang untuk terus berkembang di Asia Tenggara,” kata Christopher.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Hotel di Kawasan Gading Serpong yang Sediakan Gratis Pembatalan
Integrasi Ayola dan Odua merupakan bagian dari strategi jangka panjang Fusion Hotel Group untuk memperluas portofolio brand serta memperkuat kehadirannya di sejumlah destinasi utama Asia Tenggara.
Strategi tersebut dilakukan melalui kemitraan strategis dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Dengan menggabungkan pengalaman dan kekuatan lokal Topotels dengan kapabilitas regional Fusion Hotel Group, integrasi ini diharapkan membuka peluang bagi pengembangan brand, peningkatan pengalaman tamu, serta pertumbuhan bisnis di pasar Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








