Ekonomi Digital Jadi Katalis Pertumbuhan Industri Baterai, IBC Soroti Potensi Lonjakan BESS

AKURAT.CO Indonesia Battery Corporation (IBC) melihat pertumbuhan industri baterai ke depan tidak lagi hanya ditopang oleh agenda transisi energi dan kendaraan listrik (EV).
Perkembangan ekonomi digital, khususnya ekspansi pusat data atau data center, dinilai akan menjadi salah satu pendorong utama permintaan baterai.
Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif mengatakan, terdapat dua faktor utama yang saat ini mendorong perkembangan industri baterai, yakni transisi energi dan pertumbuhan ekonomi digital.
Baca Juga: IBC: Baterai EV dari Karawang Mayoritas Diekspor, Lokal Masih Minoritas
"Kita lihat key drivers dari perkembangan battery itu sekarang ada 2. Dulu mungkin kita hanya bicara transisi energi, tapi sekarang ada digital economy," kata Aditya dalam acara Sosialisasi MediaMIND 2026 di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Aditya menyampaikan, dalam agenda transisi energi, baterai berperan penting untuk mendukung sistem kelistrikan atau grid. Selain itu, baterai juga dibutuhkan untuk mendukung peralihan kendaraan bermesin konvensional menuju kendaraan listrik.
Namun, pertumbuhan ekonomi digital menghadirkan sumber permintaan baru, terutama dari industri data center.
Pusat data membutuhkan sistem penyimpanan energi berbasis baterai atau Battery Energy Storage System (BESS) untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi operasional pusat data.
"Kalau digital economy ada permintaan baru yaitu dari data center. Data center membutuhkan baterai, khususnya Battery Energy Storage System untuk menjaga datanya. Kapasitas yang diperlukan juga sangat besar," ujarnya.
Aditya menilai perkembangan kebutuhan BESS berpotensi menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan paling tinggi dalam industri baterai ke depan.
Selain menopang kebutuhan data center, BESS juga dibutuhkan untuk mendukung integrasi energi terbarukan ke dalam sistem kelistrikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







