BPH Migas Perkuat Pasokan BBM Makassar, SPBU 24 Jam Ditambah Jadi 25

AKURAT.CO Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memantau perkembangan layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pemantauan dilakukan setelah sejumlah langkah penguatan pasokan dan distribusi diterapkan untuk mengurai antrean kendaraan.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menjelaskan, BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Daerah terus mengevaluasi kondisi layanan BBM di Makassar.
Baca Juga: Bahlil Ungkap Biang Antrean BBM Makassar, dari Shifting hingga Tangki Modifikasi
Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk melakukan penyesuaian pada sisi pasokan, distribusi, maupun pelayanan pada SPBU yang tersebar di kota Makasar.
Sejak 7 September 2026, Pertamina Patra Niaga melakukan sejumlah perbaikan untuk merespons antrean kendaraan roda dua dan roda empat. Salah satunya dengan memperkuat stok BBM di Integrated Terminal (IT) Makassar.
Saat ini, stok Pertalite di IT Makassar berada pada kisaran 8-14 hari, sedangkan stok Biosolar berkisar 7-12 hari. Pengiriman BBM melalui kapal juga dilakukan secara kontinu dari Kilang Tuban dan Balikpapan.
“Langkah lainnya adalah menambah jumlah SPBU yang beroperasi 24 jam, dari sebelumnya 11 SPBU menjadi 25 SPBU yang antreannya lebih dominan. Selain itu, menambah nozzle di SPBU-SPBU tersebut, serta jumlah operator yang semula 2 shift menjadi 3 shift,” kata Wahyudi dikutip dari laman BPH Migas, Selasa (15/9/2026).
Penguatan distribusi juga dilakukan dengan menambah armada mobil tangki dengan spot charter yang melayani wilayah Makassar.
Jumlah armada yang sebelumnya 83 unit menjadi 108 unit. Sejumlah mobil tangki yang sebelumnya berada di luar Makassar turut dikerahkan untuk memperkuat stok BBM hingga 80 – 90% kapasitas tanki pada SPBU-SPBU yang dapat disalurkan pada rentang waktu 2 hari ke depan kepada Masyarakat.
“Pengiriman sebetulnya normal. Namun, pada saat terjadi antrean, untuk pemecahan antrean dilakukan optimalisasi mobil tangki yang ada di luar Makassar. Dikirim di sini untuk siaga percepatan pengiriman BBM jenis Pertalite dan Bio Solar ke SPBU-SPBU yang menjadi pusat antrean,” tutur Wahyudi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







