Akurat Logo

PLN Siapkan Tambahan 627 MW Perkuat Pasokan Listrik Sulbagsel

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 15 September 2026, 18:14 WIB
PLN Siapkan Tambahan 627 MW Perkuat Pasokan Listrik Sulbagsel
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo - dok. PLN

AKURAT.CO PT PLN (Persero) terus berkomitmen melakukan peningkatan pasokan pada sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

Upaya tersebut dilakukan melalui inspeksi pada sejumlah unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan

Dalam inspeksi tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo meninjau proses perbaikan PLTU Jeneponto berkapasitas 2 x 100 megawatt (MW) milik swasta yang terkendala oleh gangguan teknis sehingga menyebabkan pasokan listrik berkurang.

Baca Juga: PLN EPI Siapkan Jaringan LNG untuk Gantikan BBM di Pembangkit Nusa Tenggara

Perseroan juga turut mendukung percepatan perbaikan agar PLTU tersebut dapat segera kembali memasok listrik ke sistem Sulbagsel.

“Setiap megawatt sangat berarti dalam kondisi seperti ini. Karena itu, kami membantu mempercepat perbaikan PLTU Jeneponto agar dapat segera kembali masuk ke sistem. Bersamaan dengan itu, kami terus mengoptimalkan pembangkit yang tersedia dan menyiapkan tambahan pasokan,” kata Darmawan, Selasa (15/9/2026).

Darmawan menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, sistem kelistrikan Sulbagsel juga menghadapi tekanan seiring menurunnya daya mampu sejumlah pembangkit hidro.

Kondisi hidrologi yang dipengaruhi fenomena El Niño menyebabkan produksi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso, Bakaru, Malea, serta sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) menurun.

Dirinya merinci, daya mampu agregat pembangkit hidro turun dari sekitar 850 MW menjadi 250 MW, atau berkurang sekitar 600 MW. Kondisi ini menambah tekanan terhadap keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik di Sulbagsel.

Untuk meningkatkan pasokan, PLN menjalankan sejumlah langkah secara simultan. Selain mempercepat perbaikan pembangkit, PLN mengoptimalkan pembangkit yang tersedia dan menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit hingga 627 MW.

Baca Juga: SPKLU PLN Tembus 5.081 Unit, Signature Andara Resmi Beroperasi

PLN juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk meningkatkan potensi ketersediaan air bagi pembangkit hidro. Namun, kondisi atmosfer yang sangat kering membuat ketersediaan awan yang dapat disemai masih terbatas.

“Seluruh langkah ini kami jalankan secara paralel. Kami menargetkan pada akhir September 2026 pasokan dan kebutuhan listrik Sulbagsel dapat berangsur seimbang kembali. Prosesnya kami kawal dan evaluasi dari hari ke hari,” ujar Darmawan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.