KAI Operasikan 113 PLTS Berkapasitas 4,43 MWp

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengoperasikan 113 unit PLTS yang tersebar di 92 lokasi aset dengan total kapasitas terpasang mencapai 4.430,65 kWp atau sekitar 4,43 MWp.
Dengan kapasitas tersebut, PLTS KAI berpotensi menghasilkan sekitar 5,8 juta hingga 6,6 juta kWh energi listrik per tahun berdasarkan estimasi produksi PLTS di Indonesia.
Pemanfaatan energi surya tersebut mendukung efisiensi penggunaan energi pada berbagai fasilitas operasional KAI sekaligus menjadi bagian dari upaya pengelolaan energi yang lebih optimal pada ekosistem perkeretaapian.
Baca Juga: Komisi II DPR Enggan Campuri Kesepakatan Koalisi Parpol Terkait Ambang Batas Parlemen
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa pemanfaatan PLTS merupakan salah satu langkah perusahaan dalam mengembangkan inovasi energi untuk mendukung operasional transportasi berbasis rel.
“Pengelolaan energi menjadi salah satu aspek penting dalam operasional perkeretaapian, sehingga KAI terus mencari peluang pemanfaatan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi energi pada aset perusahaan,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).
Pengembangan PLTS KAI dilakukan secara bertahap sejak 2022. Pada tahap awal implementasi, kapasitas terpasang mencapai 206 kWp.
Kapasitas tersebut meningkat menjadi 1.314,30 kWp pada 2023, kemudian bertambah menjadi 1.914,20 kWp pada 2024, serta mencapai 996,15 kWp pada 2025. KAI juga menyiapkan pengembangan tambahan kapasitas PLTS sebesar 500 kWp pada 2026.
Pemanfaatan PLTS dilakukan pada berbagai aset yang mendukung operasional perjalanan kereta api, mulai dari stasiun, balai yasa, kantor, depo, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Dari total 92 lokasi aset, implementasi PLTS mencakup 62 lokasi stasiun dengan kapasitas 1.759,90 kWp, 10 lokasi balai yasa dengan kapasitas 1.786,50 kWp, serta fasilitas lainnya seperti kantor, griya karya, depo, dan record center.
Anne menjelaskan, kebutuhan energi pada sektor transportasi memiliki karakteristik yang besar dan berlangsung secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengelolaan energi menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas operasional sekaligus mendukung pengelolaan aset perkeretaapian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







