Era AI, Dr. Sabar L. Tobing: Lulusan Pajak Tak Cukup Hanya Kuasai Teori

AKURAT.CO Perkembangan artificial intelligence (AI) dan transformasi digital dinilai akan mengubah cara kerja profesi perpajakan sekaligus meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga profesional yang memiliki kemampuan membaca data dan menguasai teknologi.
Founder & CEO Hive Five Dr. Sabar L. Tobing, SE., MM., Ak., CA., CTL., CTAP., BKP. mengatakan perubahan tersebut perlu diantisipasi mahasiswa sejak masih berada di perguruan tinggi dengan membangun kompetensi dan menentukan arah karier secara lebih terencana.
Hal tersebut disampaikan Sabar dalam Kuliah Umum Universitas HKBP Nommensen Medan bertajuk “The Future of Taxation: AI, Digital Transformation & The Future of Tax Professionals”, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 500 mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan.
“Dunia terus berubah dengan cepat seiring perkembangan teknologi digital. Generasi muda harus terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensi,” kata Sabar.
Menurut dia, perubahan dunia kerja membuat lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan latar belakang akademik. Kompetensi yang unggul menjadi faktor penting untuk membangun daya saing dan meningkatkan nilai profesional seseorang.
“Untuk mendapatkan nilai tinggi di dunia kerja, mahasiswa perlu membangun kompetensi yang unggul dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Sabar juga mendorong mahasiswa untuk memiliki keahlian yang semakin spesifik. Menurut dia, penguasaan suatu bidang secara mendalam dapat menjadi pembeda ketika memasuki dunia profesional.
“Mahasiswa perlu mengembangkan keterampilan yang spesifik dan mendalam agar memiliki keahlian yang kuat di bidang profesional tertentu,” jelasnya.
AI masuk sistem perpajakan
Dalam pemaparannya, Sabar turut menyoroti penggunaan AI dalam sistem perpajakan.
Menurut dia, teknologi AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mendeteksi ketidakwajaran di tengah penerapan Self Assessment System, yakni sistem yang memberikan tanggung jawab kepada wajib pajak untuk menghitung dan melaporkan kewajiban perpajakannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







