Pascagempa, Bupati Nagekeo Minta Dukungan Fasilitas Gawat Bencana hingga Kantor Sementara

AKURAT.CO Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta pemerintah pusat memperkuat dukungan fasilitas penanganan darurat bencana menyusul gempa yang berdampak luas di wilayah tersebut.
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus mengatakan, kondisi geografis Nagekeo yang rawan bencana membuat pemerintah daerah membutuhkan persediaan fasilitas darurat yang dapat langsung digunakan ketika bencana terjadi.
"Nagekeo ini wilayah gempa. Dalam dua tahun berturut-turut kami mengalami gempa. Belum genap setahun yang lalu kami mengalami bencana banjir bandang," kata Simplisius saat sambutannya di acara Bantuan Sosial Kesehatan dan Trauma Healing yang digelar Kementerian ESDM di Nagekeo, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: Bulog Siapkan Tambahan 75 Ribu Ton Beras untuk NTT
Ia meyebut, penanganan gempa kali ini menjadi lebih kompleks karena dampaknya tersebar di berbagai wilayah Nagekeo dan turut dirasakan kabupaten lain di sekitarnya.
Kondisi tersebut semakin menyulitkan penanganan pada hari-hari awal bencana. Menurut Simplisius, komunikasi sempat terputus total pada hari pertama dan kedua setelah gempa. Komunikasi mulai kembali pada hari ketiga, meski masih mengalami gangguan.
Situasi tersebut juga membuat Nagekeo tidak dapat sepenuhnya mengandalkan bantuan dari kabupaten tetangga. Biasanya, kebutuhan penanganan bencana dapat dipenuhi dengan meminta bantuan dari daerah sekitar.
Namun, dalam gempa kali ini, sejumlah kabupaten tetangga juga terdampak sehingga menghadapi kebutuhan serupa.
"Biasanya kami meminta dari kabupaten lain, kabupaten tetangga tapi kali ini semua kabupaten tetangga kami juga berdampak sehingga apa yang kami butuhkan mereka juga butuhkan kami kesulitan untuk mendapatkan bantuan dari mereka ini yang perlu diketahui,” ujar Simplisius.
Minta Fasilitas Siap Pakai
Lebih lanjut, Simplisius mengatakan Nagekeo tercatat memiliki potensi terhadap 10 dari 14 kategori bencana yang menjadi perhatian badan penanggulangan bencana nasional.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya pemerintah pusat menyiapkan skema khusus agar Nagekeo memiliki fasilitas awal yang dapat langsung digunakan ketika terjadi bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








