Bupati Nagekeo Ungkap 15 Desa Belum Teraliri Listrik, Staf Bahlil Bakal Lapor ke Ditjen Gatrik

AKURAT.CO Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengusulkan percepatan penyediaan listrik bagi sejumlah wilayah yang hingga kini belum mendapatkan penerangan.
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus mengatakan masih terdapat sejumlah dusun di wilayahnya yang belum teraliri listrik. Kondisi tersebut tersebar di beberapa kecamatan.
"Yang sementara ini beberapa, kami 7 kecamatan tidak seluruh kecamatan. Artinya satu desa ada 2-3 dusun yang belum ada penerangan listrik. Ya kurang lebih sekitar 10-15 lah Itu tercatat dari kami," kata Simplisius selepas agenda Bantuan Sosial Kesehatan dan Trauma Healing dari Kementerian ESDM di Nagekeo, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: Pascagempa, Bupati Nagekeo Minta Dukungan Fasilitas Gawat Bencana hingga Kantor Sementara
Simplisius menyampaikan, pemerintah daerah terus mendata wilayah yang belum mendapatkan akses listrik. Percepatan elektrifikasi dinilai penting agar seluruh wilayah Nagekeo dapat memperoleh penerangan.
"Kalau sudah terpenuhi, itu berarti Nagekeo bebas dari kegelapan. Tidak ada wilayah Nagekeo yang gelap," ujarnya.
Sementara Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Kementerian ESDM sekaligus Staf Khusus Menteri ESDM, Rudy Sufahriadi, mengatakan pihaknya juga memperoleh data mengenai wilayah Nagekeo yang belum teraliri listrik.
Menurut Rudy, terdapat sekitar 15 desa yang belum mendapatkan akses listrik. Data tersebut akan disampaikan kepada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Kementerian ESDM untuk ditindaklanjuti.
Ia mengatakan akan meneruskan daftar tersebut kepada Ditjen Gatrik agar dapat dikaji kemungkinan percepatan program elektrifikasi di wilayah tersebut.
"Nanti sudah didaftar, saya akan sampaikan Kepada Dirjen Gatrik. Ada 15 desa ini, kalau bisa percepatan. Nanti program mudah-mudahan tahun depan bisa," tutur Rudy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







