Karhutla Kalimantan, PTPN IV Salurkan 11,2 Juta Liter Air Bersih

AKURAT.CO Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan tidak hanya memicu kabut asap, tetapi juga menambah tekanan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Kondisi tersebut mendorong karyawan PTPN IV PalmCo menggalang bantuan secara swadaya untuk warga yang terdampak.
Hingga Kamis (1/10/2026), bantuan yang direalisasikan mencapai 11,2 juta liter air bersih. Rinciannya, sebanyak 4 juta liter disalurkan untuk masyarakat di Kalimantan Barat dan 7,2 juta liter untuk wilayah Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Karhutla 2026 Meluas, Dampak Kesehatan Masyarakat Jadi Perhatian
Selain air bersih, para karyawan juga menyalurkan 1 juta lembar masker. Bantuan tersebut terutama diarahkan ke sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah untuk membantu melindungi pelajar dari paparan asap dan risiko gangguan pernapasan akibat karhutla.
Penyaluran air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan pasokan selama kemarau dan karhutla.
Bantuan tersebut salah satunya diterima warga Kelurahan Sungai Bangkong, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Lurah Sungai Bangkong, Tri Marianingsih mengatakan, bantuan air bersih dibutuhkan warga karena pasokan air sempat mengalami kendala di tengah kondisi kemarau dan karhutla.
"Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga kami yang sempat mengalami kendala pasokan air selama puncak musim kemarau dan karhutla. Kami mengapresiasi inisiatif karyawan perusahaan yang telah merespons kebutuhan dasar masyarakat di lapangan secara cepat dan tepat sasaran," ujar Tri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Baca Juga: Bantu Tangani Karhutla, Menhan Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera untuk Personel JMSDF
Hal senada disampaikan Bima Teja, warga Kelurahan Sungai Bangkong yang menerima bantuan. Menurutnya, persoalan air bersih dan kualitas udara menjadi tantangan bagi masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anak.
"Sudah beberapa waktu terakhir kami kesulitan mendapatkan air bersih, ditambah lagi asap yang tebal cukup mengganggu anak-anak saat harus beraktivitas. Bantuan air dan masker ini datang di saat yang tepat dan amat membantu keluarga kami," ungkap Bima.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








